Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, ketika melakukan dialog dan beramah tamah dengan majelis guru dan Komite sekolah SMP Negeri 6 Gunung Talang, usai melaksanakan upacara bendera, bertempat di Musalla sekolah.

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Bupati Kabupaten Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, hari Senin pagi (11/4), menjadi inspektur upacara (Irup) bendera, bertempat di halaman SMP Negeri 6 Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Selain Bupati Solok, tampak hadir camat Gunung Talang, Sujamto Amrita, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Dedi Fajar Ramli, para Kepala Sekolah SD dan SMP sekecamatan Gunung Talang, Kadisdikpora yang diwakili oleh Kabid SMP, Masril, Kepala UPT Pendidikan Pra Sekolah dan SD Kecamatan Gunung Talang, Suhartoni, Kapolsek Gunung Talang, AKP Aleksis dan Komite Sekolah setempat. 

Dalam sambutannya, Gusmal menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada sekolah umum berbasis pesantren ini, karena sudah melahirkan genareasi agamais dibawah pimpinan Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Gunung Talang, Sakar Soeib, SPd, yang juga dikenal sebagai ulama terkenal di Kabupaten Solok.

“Saya memberi apresiasi kepada majelis guru dan keluarga besar SMP Negeri 6 Gunung Talang, karena sudah ikut melahirkan generasi berwawasan umum dan beragama. Pendidikan adalah modal utama menuju sukses, makanya kami mengusung pendidikan sebagai program utama yang tertuang dalam program empat pilar pembangunan,” tutur Gusmal, dihadapan majelis guru dan siswa SMP Negeri 6 Gunung Talang.

Usai melaksanakan upacara bendera, Gusmal tampak diserbu bak artis oleh majelis guru dan siswa SMP Negeri 6, untuk melakukan salaman dan berfhoto bersama. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara ramah tamah bertempat di Mussala sekolah, dengan agenda ekspos prestasi sekolah dari Kepsek Sakar Soeib dan arahan dari Bupati Solok. Sakar Soeib berharap agar sekolah umum berbasis pesantren ini, bisa dilengkapi dengan ruang asrama siswa. Bahkan rencananya dalam waktu dekat, Komite Sekolah akan melaksanakan hearing dengan Komisi A DPRD Kabupaten Solok, agar keinginan untuk mewujudkan asrama bagi siswa bisa terwujud.

 “Kalau asrama sudah ada, kita bisa memberi pelajaran tambahan kepada siswa, khususnya tentang pelajaran agama Islam,” tutur Wakil Kepala Sekolah, Kamislihi (wandy)

google+

linkedin