BIJAK ONLINE (Padang)-Penyanyi serba bisa, Dorce Gamalama, ajak sekitar tujuh ribu orang yang memadati lapangan sepakbola Nagari Sulit Air untuk berjoget ria, dalam serangkai acara memeriahkan Hari Ulang Tahun Nagari Sulit Air ke-195, Sabtu siang, 30 April 2016.

Acara HUT Nagari Sulit Air ke-195 ini, juga dimanfaatkan untuk  sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dibawa oleh Wakil Ketua MPR RI Osman Sapta Odang Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo bersama sekretariat MPR RI dan HUT Nagari Sulit Air berjalan meriah. 

Hadir dalam acara tersebut, Pangdam Bukit Barisan, Gubernur Sumbar diwakili Asisten Pemerintahan, Ketua DPRD Sumbar, Dan Rem 032 Wirabraja, Sekjen MPR RI, Bupati Gusmal, Anggota DPD RI Nofi Candra, Wakil Waliota Solok Rainer, tokoh-tokoh perantau Minang, beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemkab Solok.

Wakil Ketua MPR RI Osman Sapta dalam kesempatan itu menyampaikan, Indonesia adalah bangsa yang besar. Kebesaran Indonesia itu karena kita punya Ideologi Pancasila, UUD 1945, Semangat Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Indonesia adalah bangsa maritim kepulauan dengan 17.003 pulau, berjejer dari Sabang sampai Merauke. 

Membangun Indonesia itu mesti dengan semangat tulus dan iklas, jangan ada dusta diantara kita. Bangsa ini merdeka karena pengorbanan dan perjuangan rakyat Indonesia, baik nyawa maupun harta benda. Hari ini kita harus bangkit mewujudkan pembangunan Indonesia yang sejahtera dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Sulit Air pun harus bangkit, bersatu membangun nagari ini agar lebih maju lagi, agar masyarakat lebih sejahtera lagi. Seluruh komponen bangsa ini mesti bersatu padu, untuk Indonesia yang lebih sejahtera, serunya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR Bachtiar Aly meminta para warga untuk terus mengamalkan nilai Pancasila, UUD 45, dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
"NKRI sudah clear, kita harus merdeka dan kita merdeka. Enggak usah ragu-ragu model republik ini untuk kita," jelasnya.

Menurut Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi Nagari Sulit Air, Hendri Dunant Dt. Endah Bongsu, ini pertama kali diperingati sejak daerah itu berdiri 195 tahun lalu. SAS adalah organisasi warga perantau dari Nagari Sulit Air yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk dari luar negeri.

Bupati Solok Gusmal dalam kesempatan itu menyampaikan, pemerintahan kabupaten Solok juga memilik 4 pilar pembangunan yakni, ekonomi kerakyatan, pendidikan, pelayanan kesehatan yang prima serta pemerintahan yang baik dan bersih. Tiga pilar pertama berkaitan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Tiga pilar tersebut didukung oleh sistem dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.

"Kita juga mesti mendukung 4 pilar kebangsaan untuk selalu menjadi cerminan kita dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Solok yang kita cintai ini, khususnya di Nagari Sulit Air," kata Gusmal.

Menurut Gusmal,  peran perantau, SAS tentunya akan mendorong lebih cepat kemajuan di Nagari Sulita Air ini."Kita amat mengapresiasi SAS yang telah ikut memberikan kontribusi dalam kemajuan Solok pada umumnya," tambahnya. ( Humas Sumbar )

google+

linkedin