Bupati Solok, H. Gusmal, menerima kenang-kenangan dari Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Oesman Sapta pada peringatan hari Jadi nagari Sulit Air yang ke-195, bertempat di Lapangan Koto Tuo, nagari setempat

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, mengatakan, sudah sejak dulu Nagari Sulit Air sudah terkenal sebagai pusat ekonomi, agama dan pendidikan.

Demikian antara lain penjelasan Bupati Solok, Gusmal ketika memberikan kata sambutan pada acara peringatan Hari Jadi Nagari Sulit Air yang ke-195, bertempat di Lapangan Koto Tuo, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Minggu, 1 Mei 2016.

Selain Bupati Solok, puncak acara peringatan Hari Jadi Nagari Sulit Air juga dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Oesman Sapta, Gubernur Sumbar yang diwakili, Asisten I, Devi Kurnia, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Hardinalis Kobal, Ketua Pelaksana, Hendri Dunant, Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Loedwik Pusung, Ketua Umum DPP Sulit Air Sepakat (SAS), Drs. Zarkasyi Nurdin, SH, mantan kepala daerah, anggota DPR RI, Unsur Muspida Kabupaten Solok, unsur muspika X Koto Diatas, anggota DPRD Kabupaten Solok dan ribuan masyarakat nagari Sulit Air.

Bupati Solok, H. Gusmal dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai kelanjutan dari program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Solok Bupati sebagai kepala daerah telah mempersiapkan visi dan misi nantinya terwujudnya masyarakat yang maju dan mandiri menuju kehidupan masyarakat madani sesuai dengan Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). 

“Semejak dahulu Nagari Sulit Air terkenal sebagai pusat pemerintahan atas 13 jorong, Pusat ekonomi, pusat agama, pusat pendidikan dan pusat kebudayaan. Nagari Sulit Air mempunyai organisasi perantauan yang sangat terkenal di kalangan perantau Minangkabau yakni Sulit Air Sepakat (SAS) yang berdiri sejak lama. Untuk itu, dalam membangun Kabupaten Solok secara bersama-sama, mari kita tanamkan kembali 4 Pilar dalam kehidupan kebangsaan-kenegaraan dan peran perantau sangat kami harapkan dalam pembangunan nagari,” tutur H. Gusmal. Bupati juga menyampaikan ucapan selamat hari jadi nagari Sulit Air dan dapat meningkatkan peranan dan fungsinya guna mewujudkan kesejahteraan rakyat Sulit Air dan Kabupaten Solok. Puncak acara juga diisi oleh artis ibukota dan pemecahan rekor MURI tentang memasak samba itam dengan 500 tungku.

Sambutan Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Oesman Sapta menyampaikan rasa kebahagiaan yang luar biasa dapat hadir dalam HUT nagari Sulit Air  kali ini. “SAS dalam hari jadi Nagari Sulit air ini memperingatinya dengan berbagai kegiatan yang dapat semakin menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme. Prinsip masyarakat Sulit Air yang suka bergotong royong , berjiwa kepahlawanan , terbuka dan mencintai keanekaragaman serta tetap menjaga istiadat, budaya dan tradisi masih melekat di benak seluruh keluarga besar Sulit Air dan semoga bisa dipertahankan terus,” tutur Oesman Sapta.  Pihaknya juga berharap, agar masyarakat  yang tinggal di nagari, bisa selalu menjaga rasa persatuan dan bagi masyarakat sulit air yang merantau , jadilah perantau yang baik yang selalu datang menerima dan menghormati para tamunya sebagai mana tari galombang.

“Nagari ini memiliki sebuah lembaga yang mempersatukan anak-anak kelahiran Sulit Air yang disebut Sulit Air Sepakat (SAS). Cabangnya tersebar di seluruh Indonesia dan di berbagai negara, seperti Australia dan Malaysia, Arab dan juga Amerika. Mari kita selalu berkoordinasi agar para perantau bisa membangun kampung halaman,” harap Oesman Sapta (wandy)

google+

linkedin