Hardi Hasmi

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Solok, Hardi Hasmi menyebutkan bahwa sebagai pelayan wakil rakyat atau anggota DPRD, seharusnya tidak alergi dikritik media dan tidak menganggap media sebagai musuh.

“Orang besar itu adalah orang yang mau dikritik, karena dengan adanya kritikan kepada kita pribadi atau lembaga, maka kita akan tau dimana letak kekurangan kita. Orang yang tidak mau dikritik adalah orang sombong dan merasa diri paling benar,” tutur Hardi Hasmi, Senin (9/5). 

Politisi dari Partai Demokrat ini juga menyebutkan bahwa kritikan yang dialamatkan kepejabat publik atau anggota dewan oleh media, tentulah ada alasannya. “Kalau ingin besar dan kuat, berterimakasihlah kepada orang yang mau mengkritik kita. Sebab kita tidak akan tau kekurangan kita tanpa ada yang memberi tau atau media,” sambung Hardi Hasmi, ketika diminta komentarnya masalah masih adanya anggota DPRD yang masih alergi menerima kritikan dan terkadang malah memusuhi media yang mengkritik.

“Jujur saja, media menjalankan fungsinya dan anggota dewan juga harus mau menjalankan kewajibannya dengan baik. Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Jadi kalau mau jadi pejabat atau anggota dewan, marilah kita legowo menerima kritikan,” pungkas Hardi Hasmi (wandy)

google+

linkedin