Tim Penilai Posyandu Pusat, bersama Pemkab Solok, saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, bertempat di Posyandu Kinari, kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Selasa, 3 Mei 2016.

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Tim penilai lomb Posyandu Nsional, menilai Posyandu nagari Kinari, kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Selasa (3/5), bertempat di Posyandu Kantor Desa Kinari, Kabupaten Solok. 

Hadir pada acara penilaian Posyandu nasional tersebut Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, Wakil bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Ny Desna Devi Gusmal, SH,  Ketua GOW Kabupaten Solok, Ny. Dahliar Yulfadri Nurdin, Camat Bukit Sundi, Jasman, Forkompimda, SKPD, camat dan wali nagari se Kabupaten Solok. Sementara Tim penilai Posyandu Terbaik Pusat terdiri dari Marsuli S.Sos,M.kes dari Kementrian Kesehatan RI, drg.Widyawati M.kes dari Tim Penggerak PKK Pusat dan Ketua penilai Wiedarto, M.Si.

Sambutan Bupati Solok dalam sambutannya dihadapan tim penilai pusat menyebutkan bahwa acara penilaian posyandu terbaik tingkat nasional ini merupakan kelanjutan dari ditetapkannya posyandu kantor desa nagari Kinari, kecamatan Bukit Sundi sebagai posyandu terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2015. 

“Posyandu Desa Kinari Kec Bukit Sundi ini merupakan salah satu dari 6 nominasi posyandu terbaik kategori Kabupaten Tingkat Nasional Tahun 2016. Untuk menentukan Posyandu terbaik, maka hari ini di adakan verifikasi lapangan oleh tim penilai dari Tim Penilai Posyandu terbaik dari Kementrian Kesehatan dan PKK Pusat. Kami berharap tentu Posyandu kami yang terbaik dan semua terserah dewan juri,” tutur H. Gusmal. 

Dijelaskan Gusmal, acara ini bukan semata hanya penilaian saja, namun juga merupakan pembinaan, oleh karena itu apabila ditemuai indikator yang kurang lengkap kami akan segera memperbaiki sehingga tidak mengurai nilai untuk Kabupaten Solok.

Sementara Tim Penilai Posyandu Terbaik, Wiedarto, M.Si, dalam arahannya menyampaikan bahwa  unsur yang  paling penting dari PKK  adalah tim PKK paling ujung atau paling bawah atau nagari. Dalam kesempatan kali ini ditujukan untuk  verifikasi, pelaksanaan lomba Posyandu tingkat nasional 2015/2016. 


“PKK ini sebenarnya adalah tangguang jawab bersama antara pria dan wanita yang menjadi anggota, dan anggota PKK bukan hanya diwajibkan wanita saja,” tutur Wiedarto. Dia juga menyebutkan bahwa dari Seleksi adiministrasi yang dikirim oleh 34 provinsi, yang terdiri dari kategori kabupaten dan kota dan akhirnya terpilihlah 6 Kota dan kabupaten terpilih. Dan 6 Kabupaten yang terpilih  tersebut adalah Posyandu Kinari, Kabupaten  Solok, Sumatera Barat, Posyandu Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jembrana, Bali, Pacitan, Jawa Timur, OKI, Sumatera Selatan dan Tulang Bawang, Lampung.


Dijelaskan Wiedarto, tujuan dari verifikasi data kali ini adalah Pencocokan data dari daerah ke tingkat pusat, untuk pencakupan program yang belum tersampaikan, dan agar dapat melengkapi laporan  yang telah di kirim sebelumnya. Terpilihnya Kabupaten Solok mewakili Provinsi Sumbar, merupakan kebanggaan bagi masyarakat kabupaten Solok. “Dari 6 kabupaten atau kota terpilih tersebut, sebenarnya sudah menjadi pemenang tingkat nasional namun hanya akan di pilih pakarti 1,2,3 saja,” tutur Wiedarto (wandy)

google+

linkedin