Wabub Solok, Yulfadri Nurdin, SH, tampak berkoordinasi dengan Kepala Satpol PP Kabupaten Solok, Raflis, untuk sesegera mungkin menanggulangi korban bencana angin puting beliung di nagari Salayo


BIJAK ONLINE (SOLOK)-Musibah bencana alam kembali melanda bumi bareh Solok. Senin malam (2/5), nagari Salayo kecamatan Kubung dihantam angin puting beliung. Akibab kejadian tersebut, sedikitnya 90 buah rumah rusak berat dan rusak ringan. 

Selain mengakibabkan puluhan rumah warga rusak berat akibab ditimpa pohon, angin puting beliung juga menyebabkan aliran listrik terputus hampir 14 jam, karena beberapa tiang listrik milik PLN ambruk.

Setidaknya empat jorong di nagari Salayo, terkena musibah angin puting beliung tersebut seperti jorong Batu Palano, Galanggang Tangah, Sawah Suduk dan jorong Kubue Riamau. Setelah badai berlalu, ratusan warga di jorong tersebut, tampak bergotong royong membersihkan sampah dan pohon yang tumbang. Bahkan Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, juga langsung turun ke lokasi bencana bersama BPBD Kabupaten Solok, Dinas Sosial dan juga Satpol PP. Bahkan tenda darurat juga langsung didirikan. 

“Saya meminta agar Dinas yang terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial dan lain sebagainya, cepat menata dan menolong warga agar mereka tidak terlalu larut dalam kesedihan,” tutur Yulfadri Nurdin, yang juga tampak ikut membantu mengevakuasi keluarga yang terkena musibah. 

Meski kejadian angin puting beliung tidak sampai menelan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Milyaran Rupiah. Kepada Wabub Solok, masyarakat Salayo berharap agar pemerintah segera membantu warga yang tertimbun longsor. “Kami berharap kepada Pemerintah melalui Bapak Wakil Bupati Solok untuk segera mungkin membantu warga yang terkena musibah,” tutur Upiak (45), warga jorong Batu Palano dan tampak Wabub Solok tersenyum sambil mengangguk-anguk kan kepala.

Selain menghantan rumah warga dan puluhan pohon besar tumbang, termasuk pohon kelapa, angin puting beliung juga mengakibabkan beberapa ternak warga tertimpa pohon dan juga ada yang terlepas. Hingga Selasa petang, tampak masyarakat secara bahu membahu masih membersihkan lokasi bencana di empat jorong tersebut (wandy)

google+

linkedin