Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin, SH, berfhoto bersama Ketua IKPM Muara Panas, Yefni Delfita, Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH dan Sekdakab Solok, M. Saleh  pada acara pertemuan keluarga IKPM Sejabodetabek

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin, SH menyebutkan bahwa peran para perantau dalam membangun nagari sangatlah diperlukan, sebab  kalau hanya dengan mengandalkan APBD, sangatlah tidak mungkin karena dana APBD sangatlah terbatas.

Hal tersebut disampaikan Yondri Samin, SH, saat beramah tamah dengan Ikatan Keluarga Perantau Muara Panas (IKPM) di Bekasi, Minggu pagi (8/5). “Kalau nagari kita mau maju, kita harus bersinergis dan berkoordinasi dengan para perantau. Kalau tidak, perantau yang sukses tentu juga tidak mengetahui situasi di nagarinya karena mereka jarang pulang,” tutur Yondri Samin, melalui siaran persnya,Minggu pagi.

Disebutkan Yondri Samin, saat ini jumlah perantau nagari Muara Panas yang tersebar di Jabodetabek lebih dari 5000 orang dan mereka terdiri dari berbagai profesi dan bisnismen. “Dana ABPD kita sangat terbatas dan itu juga dibagi untuk 74 nagari, kalau kita bisa memanfaatkan para perantau dengan menjalin komunikasi dan sering bebrbicara masalah kampung halaman, saya rasa mereka akan mau membuka usaha dengan anak nagari di kampung halaman,” tutur Yondri Samin.

Sementara Ketua IKPM Jabodetabek, Yefni Delfita, berharap agar para perantau asal nagari Muara Panas baik yang berada di kampung halaman atau di perantauan, selalu kompak dan terus menjalin komunikasi agar kampung halaman bisa maju. “Kita juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Solok tetap menjalin silaturrahmi dengan para perantau asal Kabupaten Solok dan menghimbau agar ikut membangun nagari,” tutur Yefni Delfita. Pertemuan para perantau Jabodetabek tersebut, juga dihadiri Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, Sekdakab Solok, M. Saleh, Walinagari Muara Panas, Zulfirman Talanai Sati dan undangan lainnya (wandy)

google+

linkedin