BIJAK ONLINE (Padang)-Pejabat Plt KONI Sumbar, Syaiful SH Mhum menegaskan, terhitung Mei 2016, ada penambahan uang saku bagi atlet yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON), September 2016 mendatang di Jawa Barat.

"Kebijakan adil yang dilakukan KONI Sumbar, jangan diartikan sama, tapi perlakuan tetap sama," kata Syaiful SH Mhum ketika memberikan kata sambutan pada acara Malam Penganugerahan IMI Award 2015, di salah satu hotel berbintang di Kota Padang, Rabu 4 Mei 2016.

Menurut Syaiful, selain jumlah atlet andalan yang sebelumnya ditetapkan 7 orang, sekarang dijadikan 71 orang. "Sangat tidak realistis, target medali emas dipatok 16 dari 7 atlet andalan. Makanya, jumlahnya dari 7 kita tambah menjadi 71 orang," kata pengacara ini.

Kemudian, kata Syaiful, atlet andalan itu ditetapkan berdasarkan prestasi atlet. "Maksudnya, semua atlet peraih medali di kejurnas pra-PON dan Porwil 2015 lalu, kita dijadikan atlet andalan, sehingga jumlahnya menjadi 71 orang dan uang sakunya pun dinaikan," kata Sekretaris KAN Kubang Kota Sawahlunto ini.

Sebagai contoh, kata Syaiful, atlet andalan single sebanyak 32 orang, uang sakunya setiap bulannya dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 3 juta perorang. "Uang saku pelatih pun ditingkat," ujarnya.

Kepada atlet IMI Sumbar, Plt KONI Sumbar berpesan agar berlatih bersungguh-sunguh dengan harapan bisa meraih medali. "Siapapun tak bisa menjamin akan berhasil meraih medali emas, tapi bukan berarti tanpa target medali emas dan saya yakin IMI Sumbar telah punya program dan target di PON Jawa Barat, September 2016 mendatang," tambahnya. (PRB)

google+

linkedin