BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai Pejabat Pelaksana Tugas KONI Sumbar, Syaiful SH Mhum menegaskan, dalam pembinaan prestasi semua cabang olahraga diperlakukan sama dan tak ada istilah cabor andalan, yang ada hanya atlet andalan, proritas dan potensial.

"Saya berharap kepada semua cabor yang meloloskan atletnya ke PON, untuk bersungguh-sungguh dalam latihan atau mempersiapkan diri untuk PON Jabar," kata Syaiful SH Mhum ketika berkunjung menyaksikan atlet Pengprov ISSI Sumbar berlatih persiapan PON Jabar, di Valedrom di Kelurahan Bandar, Sabtu, 8 Mei 2016.

Menurut Syaiful, adil jangan diartikan sama, tapi dalam perlakuan sama. "Saya sudah meminta semua cabang olahraga untuk mengajukan dana untuk try out atau tanding ujicoba,"  kata pengacara ini.

Kemudian, kata Syaiful, KONI Sumbar sudah menambah jumlah atlet andalan dari 7 orang menjadi 71 orang. "KONI Sumbar pun, sudah pula menaikan dana bulanan atlet dan pelatih, yang lolos PON," katanya.

Khusus masalah jabatan Plt, kata Syaiful, pengprov ISSI perlu juga mengetahuinya, bahwa jabatan itu sudah sesuai dengan AD/ART KONI. "Dimana Syahrial Bakhtiar meletakan jabatan sebagai Ketua Umum dan menyerahkannya kepada gubernur dan sekaligus gubernur mengukuhkan saya sebagai Plt KONI Sumbar," ujarnya lagi.

Sedangkan mengenai Surat KONI Pusat kepada Mendagri, hanya untuk meminta penataan organisasi KONI tentang jabatan rangkap sesudah PON Jabar. "Sedangkang khusus KONI Sumbar, Syahrial Bakhtiar sudah meletakan jabatan atau mengundurkan diri dan menunjuk saya sebagai pelaksana tugas dan sekaligus melaksanakan pleno pengurus," tambahnya.

Mengenai adanya rencana atau pendapat yang mengatakan Syahrial Bakhtiar akan mengambil jabatan Ketua Umum KONI Sumbar kembali, dasarnya tidak ada, karena tidak ada satu kata pun dalam surat KONI Pusat yang menyatakan Syahrial Bakhtiar menjabat kembali sebagai ketum KONI. "Saya menganggap persoalan Plt KONI Sumbar, sah dan  sudah selesai, Titik" ujar Syaiful. (PRB)

google+

linkedin