BIJAK ONLINE (Padang)-Para walinagari se-Kabupaten Dharmasraya, serta camat melakukan sharing informasi di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa, 10 Mei 2016. 

"Tujuan ke Kota Mataram NTB, selain untuk sharing informasi juga untuk menambah ilmu pengetahunan, tentang bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di masing-masing nagari di Dharmasraya," kata Irsyad Asisten Pemerintahan Kabupaten Dharmasraya.

Menurut Irsyad, sesampainya di Kota Mataram, disambut oleh Asisten Ketataprajaan Setda Kota Mataram I Nyoman Suardi Abde. "Saya sudah menjelaskan gambaran sekilas tentang wilayah Kabupaten Dharmasraya, serta potensi kabupaten, dan beberapa kebijakan mengenai pelayanan publik yang dilakukan Dharmasraya terhadap masyarakat," katanya.

Kemudian, kata Irsyad lagi, Asisten Ketataprajaan Setda Kota Mataram dalam sambutan penerimaannya mengatakan, Kota Mataram berdasarkan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 22 Tahun 2013 telah mengatur pelimpahan sebagian kewenangan kepada camat dan lurah. Berbekal Perwal tersebut, camat dan lurah mendapat kewenangan untuk menangani persoalan kebersihan, PKL serta rumah pemondokan. "Perwal baru disahkan sehingga camat dan lurah masih mencari formula yang tepat dalam mengimplementasikan isi Perwal,’’ jelasnya.

Berbekal Perwal tersebut, maka camat dan lurah memiliki kewenangan luas untuk mengatur di wilayahnya masing-masing. Dicontohkan persoalan sampah, kini bukan hanya menjadi tugas Dinas Kebersihan. ‘’Camat dan lurah ikut terlibat menangani karena merekalah yang lebih tahu kondisi dan bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat,’’ ujar Inyoman.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban diakhiri dengan sesi dialog antara walinagari Dharmasraya dengan tuan rumah. (hen)

google+

linkedin