Ketua KAN nagari Koto Gadang Guguk terpilih, Edisar Manti Basa, berfoto bersama Bupati Solok, H. Gusmal, Camat Gunung Talang, Sujamto Amrita, anggota DPRD Kabupaten Solok, Yetty Aswaty Garende dan unsur Muspika kecamatan Gunung Talang. 


BIJAK ONLINE (SOLOK)-Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, menghadiri acara pengukuhan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan Bundo Kanduang Nagari Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Edisar Manti Basa, Senin, 30 Mei 2016 lalu. 

Selain Bupati Solok, tampak hadir Ketua LKAAM Kabupaten Solok, H. Syafri Dt Siri Marajo, SH, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Yetty Aswaty Garende, Sekdakab Solok, M. Saleh, SH, MM, Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Ny. Hj. Desna Devi Gusmal, Camat Gunung Talang, Sujamto Amrita, Ketua Bundo Kanduang, Repelita, Ketua Pemuda Nagari, Renaldo Gusmal, Walinagari Koto Gadang Guguk, Adri, tokoh masyarakat, niniek mamak, bundo kanduang dan tokoh masyarakat di tiga nagari di Gugugk, yakni Jawi-Jawi Guguk, Koto Gadang Guguk dan Koto Gaek Guguk.

Ketua KAN terpilih nagari Koto Gdang Guguk, Edisar Manti Basa, dalam sambutannya menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Bupati Solok dan Ketua LKAAM serta semua undangan yang hadir dan niniek mamak karena telah di percaya menjadi ketua KAN dan  Ini merupakan amanah bagi dirinya. 

“Selaku ketua KAN, Saya tidak akan berhasil memimpin jika tidak ada dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Saya berharap kita semua dapat bekerja sama dengan baik, termasuk dengan pemerintah daerah dalam mengsukseskan program 4 pilar pemnbangunan,” jelas Edisar Manti Basa. 

Sementara Ketua LKAAM kabupaten Solok, Syafri Dt Siri Marajo dalam sambutannya mengatakan bahwa LKAAM  hanya sebatas berkoordinasi saja, karena adat di setiap nagari itu berbeda. “Bagaimana kita dapat membangun adat salingka nagari , pusako salingka kaum, masalah yang berat saat ini adalah budaya malu di tengah-tengah masyarakat ,apabila kita bisa Meningkatkan rasa malu dalam diri kita maka pembangunan di daerah kita akan dapat berjalan dengan baik,” jelas Syafri Dt Siri Marajo.

Bupati, H. Gusmal , SE, MM dalam sambutannya selain mengucapkan selamat kepada Ketua KAN dan pengurus nagari Koto Gadang Guguk terpilih, juga menyampaikan bahwa KAN merupakan sebuah organisasi niniak mamak yang sangat dihormati, berdiri berdasarkan peraturan provinsi Sumbar tahun 1980. KAN di Kabupaten  Solok, sudah dimuat dalam Perda No 7 Tahun 2006. 

KAN di atur dalam pasal lembaga lainnya dan diatur dalam 15 pasal, bagaimana dan siapa yang menjadi anggota KAN yakni Niniak mamak pemangku adat boleh menjadi anggota KAN, Mamak kepala waris dan mamak kepala kaum, Ketua dipilih dari suku dan anggotanya dan KAN tidak ada yang melantiknyna hanya mengucapkan sumpah dihadapan niniak mamak dan hadirin beserta para pengurus. 

“Acara kali ini adalah yang pertama kita lakukan dengan menyatukan seluruh niniak mamak, bundo kanduang Demi mengsukseskan program pemerintah daerah dengan 4 pilar pembangunan dan bagai mana kita bisa mendukung mansyakat untuk lebih mencintai nagari dan daerah ini dalam mewujudkan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” terang Gusmal. 

Dijelaskannya, dengan kebulatan tekat yang kami laksanakan di nagari Koto Gadang Guguak ini, agar dapat pula menjadi inspirasi untuk pemerintah daerah kabupaten Solok.

Ketua LKAAM Kab Solok, Syafri Dt. Siri Marajo. Gusmal juga optimis dengan kebulatan tekat yang di laksanakan oleh ketua KAN, Bundo Kanduang, dan Ketua Pemuda, ini adalah sebuah langkah maju. 

“Saya baru pertama melihat Ketua KAN, Ketua Bundo Kanduang, dan Ketua Pemuda membentuk sebuah kebulatan tekat dalam rangka untuk menangkal penyakit masyarakat yang banyak terjadi pada saat ini,” tutur Gusmal, sembari menambahkan bahwa kalau nagari kita ini bisa terbebas dari penyakit masyarakat, sudah pasti nagari Koto Gadang Guguk ini akan menjadi contoh oleh nagari-nagari lain di Kabupaten Solok.

“Ini adalah tugas berat KAN, Bundo kanduang, para Pemuda serta Walinagari dan Masyarakat. Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan ketua  KAN yang baru, kita bisa lebih meningkatkan lagi kordinasi dan bekerja sama dalam membangun nagari, serta mengsukseskan program 4 pilar pembangunan. Dengan kebersamaan ini kita jalin persatuan dan kesatuan dalam rangka mendukung pembangunan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah” pungkas Gusmal (wandy)

google+

linkedin