BIJAK ONLINE (Padang)-Astaghfirullah. Begitulah ucapan petugas Satpol PP Padang saat menggerebek dua pasangan anak manusia penikmati sek haram yang telah dalam keadaan setengah bugil, lagi asyik berbuat maksiat di Kawasan Bukit Lampu, Kamis, 9 Juni 2016 sekitar pukul 21 WIB. 

Dari operasi maksiat yang dilaksanakan POL PP Padang, di beberapa Pondok Mesum, dikawasan Bukit Lampu, terjaring tujuh Pasang ABG penikmat sek haram, tanpa menghiraukan bulan suci ramadhan.

Terhadap pasangan yang lagi asyik bermaksiat ria, dengan pakaian setengah bugil, dibawa ke Markas POL PP Padang, untuk dimintai keterangan, serta keduanya diharuskan menghubungi orangtuanya. 

Kepada penyidik PPNS, Pol PP Padang, yang laki-laki mengaku bernama PT berusia 23 tahun yang merupakan warga dari Kabupaten Sijunjung dan berstatus masih pengangguran. Kepada petugas, yang laki-laki mengatakan bersedia menikahi pasangan  wanitanya  yang berinisial EL berusia 20, berasal Pekanbaru, Provinsi Riau. Yang wanita mengaku kabur dari rumah demi pujaan hatinya.

“Ya pak, saya kabur dari rumah, karena orang tua saya mau menjodohkan saya dengan orang lain,  makanya saya pergi dari rumah ,” ujar EL Sedih kepada petugas.

Yang hebatnya lagi, EL yang berpenampilan cantik itu mengakui kalau dirinya ingin hamil. "Saya makanya mau melakukan ini karena pengin cepat hamil dan segera dinikahi kekasihnya,” ungkapnya polos.

Sedangkan bagi  yang enam pasang yang lain yang diamankan, telah dilepaskan dengan syarat membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatanya tersebut.

Kasat Pol PP Padang Firdaus Ilyas menghimbau kepada para orang tua, untuk  lebih waspada menjaga dan mengawasi pergaulan anak-anaknya. "Tujuan saya mengingatkan para orang tua yang tertangkap ini,  tidak terpengaruh dengan hal hal yang menyimpang dari agama dan adat istiadat, yang bisa membuat malu nama keluarga dan merusak masa depan mereka," katanya.

Kemudian, Kasatpol PP Padang mengajak masyarakat yang berdomisili di kawasan Bukit Lampu,  agar bekerja sama dalam pembrantasan perbuatan maksiat ini. "Dulu tempat ini telah kita bongkar,  kok sekarang berdiri lagi, mari bersama sama kita mengawasinya,"  ujar Firdaus Ilyas. (Humas Pol PP Padang/PRB)

google+

linkedin