BIJAK ONLINE (PADANG)-Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, terpaksa  menutup tempat hiburan malam berupa karaokean dengan lampu remang-remang, sebagai biang penabur maksiat, di beberapa titik di Kota Padang,  Senin, 6 Juni 2016.

Sekitar jam 23.00.WIB Pasukan Penegak Perda ini bergerak ke kawasan Pondok, tepatnya di  kawasan Batang Arau Padang Selatan dan kawasan By Pass Kecamatan Lubuk Begalung.

Di Kafe Mama petugas mengamankan satu orang wanita berinisial MR (26) yang tengah asik duduk di ruangan karaoke sambil di temani dentuman music yang keras. Tak sungkan-sungkan  petugas mengamankan wanita ini ke Mako Satpol PP dan menutup paksa tempat tersebut karena mereka tidak lagi mengindahkan surat edaran Satpol PP Padang yang menghimbau agar Kafe karaokean tidak boleh beroperasi selama bulan Ramadan.

Sedangkan dikawasan By Pass di Kafe Onang petugas juga menutup café tersebut dan mengamankan seorang wanita ber inisial RN (35) yang di duga juga bekerja sebagai tamu di tempat Karaokean ini.

Slain itu petugas juga mengamankan pasangan ilegal yang ditertibkan petugas di salah satu Pertamina di kawasan Khatib Sulaiman  sekitar jam 03.30 WIB,  Selasa, 7 Juni 2016  dini hari.

Laki-laki berinisial DD (33), sedangkan wanitanya MG (23) pasangan yang bukan suami istri ini dan pecandu sek haram  tengah asik duduk di atas mobil yang di parkir di salah satu SPBU di Jalan Khatib Sulaiman  terpaksa di bawa ke mako satpol PP Kota Padang untuk di proses dan diberi arahan.

Begitu juga dengan  Kedua wanita yang terjaring tempat hiburan karaokean   tersebut di bawa ke Mako Satpol PP Kota Padang, Jalan Tan Malaka Padang untuk di proses sesuai aturan. 
Kasatpol PP Padang, Firdaus Ilyas menyebutkan, kedua pasangan ilegal itu dinasehati dan di beri pembinaan. "Kita akan bergerak terus untuk memberantas maksiat,"  ujarnya.

Menurut Firdaus, sebelum ramadhan semua kafe sudah disurati dan tidak ada yang boleh buka selama ramadhan. "Kita sudah wanti- wanti dan juga telah membuat surat edaran terkait tentang tempat hiburan tidak boleh buka selama Ramadan,” ungkap Firdaus.

Kemudian, kata Firdaus, personil akan terus melakukan Pemantauan di wilayah Kota Padang, terutama di kawasan yang sering menimbulkan keresahan masyarakat."  Tentu ini semua  dalam rangka menjaga rasa aman dan amana bagi umat muslim yang melakukan ibadah selama bulan ramadhan," katanya lagi. (Humas Pol PP Padang/PRB)

google+

linkedin