BIJAK ONLINE (Padang)-Adanya tuduhan miring Kontingen Sumatera Barat tak bisa mengikuti PON Jabar, September 2016 mendatang, merupakan opini sangat keliru, yang sengaja digembor-gemborkan  para pengacau dunia olahraga Ranah Minang.

"Jadi, informasi yang mengatakan atlet Sumbar tak bisa mengikuti PON, merupakan opini yang sangat keliru dan sengaja digembar gemborkan para pengacau," kata Ketua Bidang Organisasi dan Hukum KONI Sumbar, Fazril Ale, yang dihubungi Tabloid Bijak dan Padangpos.com, Kamis, 9 Juni 2016 di Kota Bandung.

Menurut Fazril Ale, kedatangan rombongan yang dipimpin Waketum II, Handriyanto, yang ditugaskan Plt KONI Sumbar, disambut positif dan dilayani secara profesional, serta penuh keakraban, oleh PB PON. Bahkan, KONI yang  dipimpin Plt KONI Sumbar tak ada masalah dan tidak pula dipersoalkan PB PON. "Pada prinsipnya PB PON mengakui KONI Sumbar yang didukung pemerintah," katanya.

Kemudian, kata Fazril Ale, secara administrasi pendaftaran atlet yang sebelumnya didaftarkan secara online , memang ada beberapa atlet dari beberapa cabang olahraga yang bermasalah. "Tapi kita diberikan waktu oleh PB PON, dari tanggal 10 sampai 17 Juni 2016 ini untuk memperbaiki atau melengkapinya," kata sekum Pertina Sumbar ini.

Secara umum, kata Fazril Ale lagi, rombongan juga telah mengunjungi tempat-tempat pertandingan, serta tempat penginapan atlet dan pelatih. "Memang antara penginapan dan tempat pertandingan ada yang tak terlalu jauh, tapi yang jadi persoalannya  macet," katanya lagi. (PRB) 

google+

linkedin