BIJAK ONLINE (SOLOK)-Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, menghimbau masyarakat Kabupaten Solok, untuk menerapkan pola hidup sederhana dan jangan melakukan perbuatan mubazir dan boros. Himbauan tersebut disampaikan Wakil Bupati Solok, Jum’at (10/6) terkait masih banyaknya masyarakat yang cendrung boros dalammenghadapi berbuka puasa.

Dicontohkan Yulfadri Nurdin, sikap masyarakat yang suka hambur-hamburan uang  tanpa dia sadari adalah termasuk kedalam perbuatan boros dan tidak bisa menahan diri. “Selama bulan puasa ini misalnya, hampir setiap rumah tangga menyediakan berbagai menu makanan untuk pabukoan yang terkesan berlebihan. Padahal kalau kita mau menyadari, masih banyak tetangga kita yang masih menjalani hidup dalam kesederhanaan dan bisa kita tolong kalau kita tidak egois,” tutur Yuladri Nurdin. 

Ditambahkannya, dalam menyambut waktu berbuka puasa, kita juga dianjurkan sederhana dan tidak boros, karena Allah juga benci orang yang sombong dan boros.  “Melalui puasa ini, Allah juga mengajarkan agar manusia lebih dapat menahan diri dan mengendalikan hawa nafsu. Bahkan dari survey yang dilakukan kepada beberapa orang ibu rumah tangga, selama bulan puasa, banyak mereka yang mengaku lebih besar pengeluaran rumah tangga mereka selama bulan puasa ketimbang bulan-bulan biasanya,” terang Yulfadri Nurdin.

Menjadi manusia yang rendah hati dan mengedepankan kesederhanaan, menurut yulfadri Nurdin adalah landasan bagi keberhasilan yang penuh makna. Para pelopor kehidupan seperti Mahadma Gandhi, Bunda Theresa, Imam Al-Gazali dan lain sebagainya, belajar dari kisah sukses mereka, kita akan menemukan sikap yang rendah hati, sikap sederhana dan senang melayani orang lain. “Seorang yang rendah hati dalam bekerja akan senantiasa berfikir bagaimana mensejahterakan orang banyak, karena setiap orang yang melayani dengan ikhlas berarti telah berpartisipasi menebar rahmat ke seluruh alam,” pungkas mantan Ketua Komisi IV DPRD Sumbar ini (wandy)

google+

linkedin