BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai kader Partai Gerindra, Erisman menyampaikan rasa kegetnya dan sekaligus menilai informasi tentang pergantian jabatan Ketua DPRD Padang tak benar dan perlu diluruskan. 

"Tak semudah tu, menggantikan jabatan Ketua DPRD Padang," kata Ersiman ketika dihubungi Tabloid Bijak dan Padangpos.com melalui selulernya, Kamis, 7 Juli 2016, sekitar pukul 16.35 WIB.

Menurut Erisman, dirinya lagi berada di Bukittingi dan mengenai informasi dari Syukrianto dari DPP Partai Gerindra, belum tentu benar. Soalnya, sebagai kader partai, tentu dirinya mendapat tembusan surat. "Saya juga pernah dihubungi pak Syukrianto dan saya tanya, apakah atas nama partai atau pribadi dan kalau atas nama partai, apa ada mandat dari DPP," kata pengusaha hotel ini mempertanyakan. 

Kemudian, kata Erisman, dirinya kini lagi memperjuangkan haknya sebagai kader dan Ketua DPRD Kota Padang. "Kalau saya dinilai salah, saya siap mempertanggungjawabkan dan tapi dalam persoalan ini,  saya dizalimi dan dicari-cari kesalahan saya dan saya pun kini lagi menggugat hasil Badan Kehormatan DPRD Padang itu ke PT UN," tegasnya.

Sejak jadi Ketua DPRD Padang, kata Erisman, banyak intrik-intrik yang terjadi, baik di internal partai maupun di lembaga dewan. "Saya saja tadi masih bersama pak Fadlizon dan tak ada membahas masalah pergantian Ketua DPRD Padang tu," katanya lagi. (PRB)

google+

linkedin