BIJAK ONLINE (Padang)-Pelatih kepala cabang olahraga pencak silat, Idris Chan mengakui selama bulan suci ramadhan tak ikut melatih atlet yang dipersiapkan ke PON Jabar, September 2016 mendatang, karena sakit.

"Selama bulan puasa, memang saya tak ikut melatih, karena kondisi saya dalam keadaan sakit," kata pelatih kepala pencak silat, Idrsi Chan yang dihubungi melalui selulernya, Senen, 11 Juli 2016, sekitar pukul 21.03 WIB.

Menurut Idris Chan, meskipun tak ikut melatih selama puasa, program latihan sudah disiapkan dan bisa di lihat di dinding tempat latihan. "Semua program latihan berjalan seperti biasa dan pelatih silat itu kan ada Zalmi, Hendri SH, dan Natrionovril," katanya.

Sedangkan mengenai ketidakhadiran semua atlet silat berlatih di hari pertama pasca lebaran, kata Idrsi Chan, bisa dimaklumi dan dipahaminya. "Bisa jadi atlet yang tak datang berlatih itu masih dalam suasana lebaran dan saya sudah menghubungi pelatih Zalmi," katanya.

Kemudian, kata Idris Chan, latihan TC berjalan atlet pencak silat telah berlangsung lama dan berbeda dengan cabang olahraga lainnya. "Insya Allah, pencak silat akan menyumbang kan medali emas di PON Jabar nanti," ujarnya optimis. 

Sementara mengenai adanya perbedaan pendapat sesama pelatih pencak silat dalam menangani atlet, kata Idrsi Chan, hal yang wajar dan biasa saja hal tersebut. "Yang jelas sesama pelatih sama-sama punya tekad untuk berbuat dan melatih sebaik-baiknya, dan persoalan perbedaan itu tak perlu pula dibesar-besarkan demi kenyamanan atlet dalam berlatih mempersiapkan diri," tambahnya. (PRB)

google+

linkedin