BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)—Prof  Dr  H Duski Samad, M. Ag, Tuanku Mudo, guru besar IAIN IB Padang, bertindak sebagai Khatib Idul Fitri 1437 H, di halaman Kantor Walikota Pariaman, Rabu, 6 Juli 2-16. 

Ustad Duski Samad, dalam kohtbahnya,  mengajak Pemerintah Kota Pariaman, bersama masyarakat, untuk  terus berupaya membangun moral bangsa bernafaskan ajaran agama Islam.

Dikatakan, masyarakat kita sekarang sedang dikepung dengan berbagai kejahatan dan penyakit masyarakat dari luar, mulai dari pergaulan bebas, narkoba, miras dan termasuk LGBT yang bakal merusal moral bangsa.

Lebih jauh disampaikan, terjadinya kejahatan di muka bumi ini, karena kita sering  mengabaikan ajaran Islam yang terkandung dalam kitab suci Alquran. Padahal Alquran merupakan petunjuk dalam kehidupan manusia sepanjang masa. 

Sementara itu Wali Kota Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahman, MM, dalam sambutannya menghimbau masyarakat di dalam merayakan lebaran Idul Fitri 1437 H, untuk tidak berfoya-foya dengan kejahatan dan jangan dicampurkan adukan antara yang hak dengan yang batil.

Menurut Mukhlis Rahman, satu bulan penuh kita melaksanakan ibadah puasa dengan harapan bisa menjadi orang bertaqwa kepada Allah swt. Taqwa, bukan sekedar ucapan tetapi harus dibuktikan dengan perbuatan dan tingkah laku kita sehari-hari.

“Hendaknya ibadag puasa yang dilaksnakan dapat membawa perobahan kepada diri kita masing-masing, kepada yang lebih baik, bagaimana semakin hari, semakin bertambah pula iman dan taqwa kita kepada Allah swt,” ujar Mukhlis.

Terlihat jem’ah begitu ramainya memadati halaman Kantor Wali Kota Pariaman, melaksanakan shalat Idul Fitri 1437 H dengan lantunan tahmid dan tasbih, tetap ditempat duduknya sampai khatib selesai membaca khotbah.

Halaman dengan luas sekitar setengah hektar itu dipenuhi ribuan warga yang ingin menunaikan salat I'd. Warga sudah berdatangan sejak pukul 07.00 WIB. Terlihat diantara jemaah, Wakil Walikota Genius Umar, Pimpinan DPRD, Kota Pariaman, Drs. Mardison Mahyuddin, MM, Ir. Syafinal Akbar, MT, Sekdako Pariaman, Armen beserta Aabdi Sipil Negara (ASN).

Kumandang takbir pertanda kemenangan menggema. Kesempatan itu digunakan oleh Walikota Mukhlis Rahman secara resmi mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1437 Hijriyah dan permohonan maaf lahir batin bagi seluruh warga Pariaman.

"Dengan momen Idul fitri ini dapat dijadikan langkah awal dalam saling memaafkan antara umat muslim serta mengahapus perbuatan keji yang dapat merusak nilai daripada ibadah yang telah dilaksanakan," kata Mukhlis. (amir)

google+

linkedin