Kemungkinan Mahyeldi berpasangan dengan Adip Alfikri, baru sebatas takok uok-uok begitu munculnya akun di media sosial facebook, yang menamakan dirinya Simpatisan Mahyeldi-Adip Alfikri dan Relawan Mahyeldi-Adip Alfikri. 

Dari dua akun tersebut, jelas  membuat nyali para kandidat lain yang berminat jadi walikota dan wakil walikota, jadi ciut. Kenapa? Karena secara kajian politis, sosok  Mahyeldi yang masih duduk di singasana kekuasaan, sangat berpeluang  untuk memperpanjang pengabdianya sebagai Walikota Padang. Bahkan ada yang memperkirakan peluang Mahyeldi sangat besar. Alasannya pun sederhana pula. Katanya, cara Mahyeldi memimpin Kota Padang, jauh berbeda dengan yang sebelumnya. Bahkan, bahasa Mahyeldi:"Tak ada masalah yang tak bisa dimusyawarahkan dan diselesaikan, jadi acuan dan pujian dari masyarakat, terutama yang cinta kebersihan dan anti kesembrautan.  

Sebagai contoh kinerja Mahyeldi yang dapat pujian ----dan memang pantas dipuji---, caranya melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang Pantai Padang, PKL di Pasar Raya yang kian hari kian tertata rapi dan jauh dari kesembrautan dan jorok dan kotor.

Kemudian, kharismatik Mahyledi boleh dikatakan kian dihati. Kenapa? Karena sebagai walikota, Mahyeldi berpenampilan sederhana dan mau melayani masyarakat berdialog dimana saja berada, baik dalam acara resmi maupun tak resmi. Bahkan program safari Jumat dan kunjungan makan sahur kerumah penduduk, kian membuat reputasi kepopulerannya kian menjulang.

Kepopuleran ini pulalah yang membuat bakal pesaingnya ciut dan mulai mengambil ancang-ancang untuk maju berpasangan dengan Mahyeldi. Alasannya, lebih baik maju nomor dua, tapi jadi, daripada maju nomor satu, tapi gigit jari.

Secara politis kini, ada beberapa nama yang sudah mengambil ancang-ancang untuk berpasangan dengan Mahyeldi. Diantaranya, disebut-sebut nama, Maigus Nasir, Irwan Basyir, Jumadi Rajasa, Irwandi Mucktar dan terakhir muncul nama Kadispenda Padang, Adip Alfikri yang juga adik kandung Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Sebenarnya masih banyak nama-nama kandidat yang telah mulai diapung para fesbuker di media sosial fesbuk dan WhatsApp. Bisa jadi pengapungan nama kandidat tersebut untuk mengukur arus dukungan, atau mencari populer sesaat.

Kini lantas timbul pertanyaan. Siapakah yang akan dipilih Mahyeldi untuk maju memperpanjang pengabdiannya. Kalau Simpatisan Mahyeldi-Adip Alfikri dan Relawan Mahyeldi-Adip Alfikri, sudah jelas kandadatnya. Jawabannya, mari kita bertanya dulu pada rumput yang bergoyang. (Penulis wartawan tabloid bijak dan padangpos.com) 

google+

linkedin