BIJAK ONLINE (Padang)-Pelaksana Tugas Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Syaiful SH Mhum mengingatkan atlet wushu yang lagi berlatih mempersiapkan diri menghadapi PON XIX Jawa Barat, September 2016 mendatang untuk mengendalikan diri keluar dari berbagai tekanan atau intimidasi.

"Tumbuhkan semangat juara dan pantang menyerah, serta jahuhi diri dari tekanan diri sendiri," kata Syaiful SH Mhum ketika memantau langsung latihan atlet wushu PON Sumbar, di Anai Resort, Jumat, 5 Agustus.

Menurut Syaiful, sikap percaya diri dan mengendalikan diri dari segala tekanan termasuk salah satu kunci keberhasilan. "Jika ada yang punya pacar, matikan handphonenya disaatkan akan bertanding, karena tekanan pacar di hanphon bisa juga membuyarkan konsentrasi dan melemahkan semangat juang," kata pengacara ini.

Kepada pelatih, kata Syaiful, jangan sampai pula memberikan tekanan atau intimidasi kepada atlet yang akan bertanding. "Jangan sampai atlet yang bertanding di tekan dan diberikan arahan yang membuat bathinnya terintimidasi dan seorang pelatih harus pulu mengetahui atlet secara psikologis," kata Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YAPI) Padang ini.

Begitu juga pengurus wushu, yang jangan sampai memberikan tekanan dan intimidasi kepada atlet. "Saya tahu kalau kita semua dalam tekanan, baik atlet, pelatih, pengurus dan saya sendiri. Makanya saya meminta kepada atlet yang akan bertanding harus mampu keluar dari segala bentuk tekanan dan munculkan semangat prestasi gemilang," kata Sekretaris KAN Kubang Kota Sawahlunto ini. (PRB)

google+

linkedin