Bupati Solok, H. Gusmal saat membuka pelatihan sehari petugas Satlimas nagi anggota Satlimas dari seluruh nagari yang ada di Kabupaten Solok, bertempat di Aula Sosnakertrans, Kawasan Lubuk Selasih, Selasa, 30 Agustus 2016. 

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Solok, memberi pelatihan atau perbekalan kepada 148 orang anggota Satlimas nagari, Senin (29/8), bertempat di Aula Sosnakertrans Lubuk Selasih, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Peserta Pelatihan angkatan ke VI dan ke VII itu, berasal dari seluruh nagari yang ada di Kabupaten Solok, yang masing-masing nagari mengirim utusan 3 sampai 6 orang peserta.

Acara perbekalan Satlimas, dibuka oleh Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM dan dihadiri oleh Kasat Pol PP, Drs Raflis Rajo Pasisie, MM dan para utusan SKPD  serta narasumbernya didatangkan dari Satpol PP Provinsi Sumbar, Polres Arosuka, Polres Kota Solok, Asisten 1 Setda Kabupaten Solok serta dari Satpol PP Kabupaten Solok sendiri. Sementara jadwal pelatihan dimulai Senin 29 Agustus s/d 31 Agustus 2016. 

Menurut Kasat Pol PP Kabupaten Solok, Raflis, guna pelatihan atau pembekalan itu adalah untuk pembekalan Satlimas dalam bertugas di nagari masing-masing. Sementara Tema pelatihan adalah Dengan Pembekalan Satlimas Kita Tingkatkan Pengetahuan dan Wawasan Dalam Rangka Penyelengaraan Perlindungan Masyarakat Berdasarkan Empat Pilar Pembangunan Kabupaten Solok. “Dengan adanya pembekalan ini, kita harapkan masyarakat di nagari merasa mendapat perlindungan dan kalau ada yang lebih berat lagi tentu mereka berkoordinasi dengan pihak kita atau kepolisian,” jelas Raflis. 

Bupati Solok,  H.Gusmal dalam arahannya menyampaikan bahwa dengan semangat dan tekat bulat untuk menjaga ketentraman masyarakat acara pelatihan Satlimas permanen Nagari tingkat Kabupaten Solok tahun 2016 ini terlaksana dengan baik. ”Saya memberi apresiasi khusus buat narasumber dan yang melatih peserta pelatihan ini dengan penuh pengabdian semoga apa yang telah kita lakukan untuk menjaga kedamaian masyarakat hendaknya dapat balasan yang baik oleh Allah SWT,” jelas H. Gusmal. 

Dijelaskan Gusmal, prilaku yang beragam dalam kehidupan bermasyarakat hendaknya kita pahami dan juga apa yang terjadi dilingkungan masyarakat seperti prilaku pergaulan, pendidikan dan lainya. “Keamanan di kampung kita adalah tanggung jawab kita bersama, semua yang ada dilingkungan yang bersifat tidak baik di kampung kita contohnya pendatang baru yang tidak jelas itu adalah tanggung jawab kita bersama dalam membantu perangkat Nagari untuk kemudahan dalam mengamankan nagari,” pungkas H. Gusmal (wandy)