Anggota DPRD Kabupaten Solok, Gusnadi yang baru saja melakukan panen bawang.

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Mungkin sebahagian masyarakat Kabupaten Solok hanya berpikir bahwa wakil mereka yang duduk di DPRD  hanya fokus di kantor dewan Arosuka. Namun, dari beberapa orang diantaranya berprofesi sebagai dosen, ustad atau juga sebagai petani sukses.

Seperti anggota DPRD yang sukses sebagai anggota dewan dan sebagai petani diantaranya adalah Plt. Ketua DPRD Kabupaten Solok, Kamudi, SH. Bapak dua orang anak ini sudah dua kali duduk di DPRD Kabupaten Solok dan merupakan putra asli dari Sungai Nanam. Kasmudi sendiri mengaku, jika dirinya tidak ada sidang atau acara ke luar daerah, maka sudah pasti pergi ke kebun miliknya yang ditanami bawang, tomat, kol dan juga berbagai tanaman holtikultura lainnya. “Kalau hari libur atau tidak ada kegiatan di kantor, maka carilah saya di ladang ini,  jangan cari di rumah,” tutur Kasmudi yang pandai bergaul dengan siapa saja ini, Sabtu, 3 September 2016..

Di kebun mliknya yang luasnya hampir beberapa hektare, juga ada karyawan yang dipekerjakan setiap hari dan beberapa orang diantaranya berasal dari Jawa Barat.

Selain Kasmudi, anggota DPRD Kabupaten Solok yang sukses sebagai petani adalah M. Syukri yang mengolahan lahan pertanian di Aia Dingin, kecamatan Lembah Gumanti. Hari Sabtu kemaren, merupakan hari paling menyenangkan bagi M. Syukri, sebab tanaman bawang yang ditanamnya sudah panen di kebun miliknya juga bersama-sama karyawannya.

“Alhamdulillah, dengan bertani ini kita bisa menambah penghasilan dan juga membantu sanak saudara kita membuka lapangan pekerjaan,” jelas M. Syukri dengan rasa senang karena hasil panen bawang yang melimpah. Selain Kasmudi, anggota DPRD Kabupaten Solok yang sukses sebagai petani adalah Azwirman, SA.g di nagari Lolo, keamatan Pantai Cermin. Sama halnya dengan M. Syukri, Azwirman yang akrab disapa buya ini sukses sebagai petani bawang, kentang atau tomat.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Solok, Gusnadi, SA.g, juga sukses sebagai petani, sama seperti Kasmudi atau M. Syukri. Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN)  ini mengaku lebih damai berada di kebun seusai menjalani rutinitas sebagai wakil rakyat. “Kalau kita pusing-pusing sedikit, pergilah ke kebun, pasti semua pusingnya akan hilang,” terang Gusnadi. Selain itu, masih banyak anggota dewan yang bekerja berprofesi sebagai petani seperti Jon Firman Pandu dan yang lainnya (wandy)

google+

linkedin