BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)--Kepala Satpol-PP Kota Pariaman,  Handrizal Fitri,  adakan sosialisasi dan pembinaan kepada para dubalang atau tenaga pengamanan desa di Aula Pertemuan Jati Kota Pariaman, Senin, 5 September 2016. 

Handrizal Fitri,  menegaskan para dubalang merupakan pengimplementasian kehidupan bernagari. Karena itu Pemerintah Kota Pariaman melakukan terobosan untuk menghidupkan kembali kehidupan bernagari tersebut yang dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 15 tahun 2016 tentang dubalang, barakai, tenaga PAUD, dan guru mengaji yang merupakan perpanjang tangan Satpol PP dalam penegakan Perda di Kota Pariaman

Menurut Handrizal, kegiatan ini bermaksud disamping untuk mewujudkan keamanan lingkungan dengan sistem keamanan berbasis komunitas juga membangun jaringan koordinasi dan informasi dalam mengatasi gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban di seluruh wilayah desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman.

“Peran dubalang diharapkan dapat menjadi pelopor dan penggerak partisipasi masyarakat dalam mewujudkan keamanan lingkungan, serta membangun sinergitas dan kerjasama pemerintah daerah dengan kepolisian dalam mencegah upaya penyimpangan perilaku, penyakit masyarakat dan menciptakan rasa aman, tentram serta melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan di lapangan.  Dubalang tetap melibatkan partisipasi masyarakat dalam rangka memahami masalah Kamtibmas dan sosial.," katanya. 

Dubalang yang dibentuk di Kota Pariaman sebanyak 360 orang. Dubalang tersebut di bawah pengawasan kepala desa tetapi bertanggung jawab terhadap proses penindakan selajutnya kepada Satpol-PP dan Polres Pariaman dimana setiap dusun masing-masing memiliki dua orang personel dubalang. (p/amir)

google+

linkedin