BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)--- Endarmy, SE, MM, anggota DPRD Provinsi Sumbar dari Komisi IV, sengaja turun ke lapangan, melihat dari dekat dampak dari galian C di Lubuk Alung, Padang Pariaman. 

Yang hebatnya, Endarmy turun membawa Tim dari Pol PP Provinsi Sumbar, Dinas ESDM Provinsi, serta Dinas Koperindag dan ESDM Kab. Padang Pariaman, Senin, 5 September 20106. .

Setelah Rapat Koordinasi Tim, Kasat Pol PP Provinsi Sumatera Barat Nazwir, SH, M.Hum beserta anggota tim melakukan pengawasan serta monitoring terhadap kegiatan Galian C di wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan memutuskan untuk menutup galian C yang sudah meresahkan masyarakat tersebut.

Kasat Pol PP Kabupaten Padang Pariaman M. Taufik,S.Pd,MM yang saat itu ikut serta dalam kegiatan PAM kedatangan RI 2 segera bergerak bersama beberapa orang personil Satpol PP Padang Pariaman menuju lokasi bersama tim dari Provinsi.

Tim menemukan dua unit mesin Excavator serta beberapa Truk pengangkut bahan Galian C yang sedang melakukan kegiatan penambangan di Nagari Balah Hilir Kecamatan Lubuk Alung. Melihat Tim turun dari Provinsi Sumatera Barat bersama dengan Tim Padang Pariaman, mereka berhamburan melarikan diri.

Seluruh operator mesin serta para elfer mesin berhamburan melarikan diri. Pada saat kejadian tersebut, Endarmy menghubungi Wakapolda Sumbar dan Kasat Pol PP segera menghubungi Kapolres Padang Pariaman yang kemudian mengutus Kasat Reskrim Padang Pariaman beserta jajarannya.

Dua unit excavator tersebut langsung dijaga oleh anggota Polres serta anggota Pol PP Padang Pariaman dan rencananya pada hari ini (Rabu/7 September 2016) ke tiga unit excavator tersebut akan dibawa ke Polres Padang Pariaman sebagai barang sitaan atas perbuatan kegiatan penambangan ilegal dan akan di proses sesuai dengan aturan yang berlaku.(amir)