Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, saat memberi arahan anti narkoba di nagari Cupak, yang diadakan oleh Ikatan Pemuda Nagari Cupak (IPNC), kecamatan Gunung Talang, Kamis, 1 September 2016. 


BIJAK ONLINE (SOLOK)-Pemuda Pelopor Nagari Cupak yang bekerjasama dengan Ikatan Pemuda Nagari Cupak, menggelar acara pelatihan tentang bahaya narkoba, bertempat di kantor walinagari Cupak, Kamis 1 September 2016. 

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH dan dihadiri oleh Kapolres Arosuka yang diwakili oleh Kapolsek Talang, AKP Alexy, Walinagari Cupak, Daril, perangkat nagari serta Ikatan Pemuda Nagari Cupak (IPNC) dan para SKPD terkait. 


Ketua IPNC nagari Cupak,  Pen Soprianto dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan acara ini  memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat dalam rangka upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba serta terpeliharanya generasi muda dan masyarakat dari dampak buruk pemakai Narkoba, dalam rangka kehidupan masyarakat yang sejahtera. 

“Kepada seluruh unsur yang hadir semoga dalam pencegahan pemberantasan narkoba ini peserta diharapkan agar dapat menyampaikan kepada keluarga dan lingkungan masyarakat disekitarnya setelah acara ini usai,” jelas Pen Soprianto.  

Pelatihan pencegahan narkoba di nagari cupak tahun 2016 ini adalah yang pertama diadakan di nagari, atau pelopor Hari Anti Narkoba Internasional (HANI)  yang dapat penghargaan oleh Bupati Solok kita yang diserahkan langsung oleh Presiden Indonesia Jokowi pada tanggal 26 Juni 2016 tempo dulu.

Kapolres Solok yang diwakili AKP Alexy dalam sambutannya mengajak generasi muda Cupak untuk ikut dalam pemberantasan narkoba dan upaya yang kita lakukan ini semoga bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Solok khususnya Nagari Cupak yang melakukan pelatihan. “ Jadikanlah pelatihan ini sebagai bahan untuk memeranggi Narkoba dalam masyarakat,” ajak AKP Alexy.

Sementara Walinagari Cupak, Dasril, Sag dalam sambutannya juga mengajak generasi muda untuk ikut memberantas narkoba di kampung halaman, karena generasi muda adalah tanggung jawab kita bersama dalam memeranggi narkoba. “ Bahaya pemakai narkoba telah kita ketahui dan begitu juga dengan dampak pemakai narkoba, untuk itu marilah kita membantu pihak yang berwajib dan juga pemerintah daerah dalam memberantasi narkoba dikalangan remaja atau penerus bangsa,” terang Dasril.

Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin dalam arahannya menyampaikan bahwa pada tahun 2016 ini dari bulan Januari s/d sekarang  Polres Solok telah mengungkapkan 12 kasus Narkoba dan polres Solok Kota 4 kasus Narkoba, ini mulai peningkatan dari tahun 2015 kemaren yang hanya 8 kasus di polres Solok serta 3 kasus di polres Solok Kota. 

“Karrna itu marilah kita membentengi diri dari narkoba dengan menambah wawasan, ilmu pengetahuan tentang bahaya Narkoba dan juga Ilmu Agama. “Semua unsur yang ada, Polri, TNI, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, pemuda, bundo kanduang dan lainnya, marilah kita rapatkan barisan guna mencegah peredaran narkoba di kampong halaman kita, sehingga Kabupaten Solok terbebas dari Narkoba atau Narkotika,” ajak Yulfadri Nurdin. 

Wabub Solok itujuga mengajak untuk mendukung Program Nasional Gerakan Rehabilitasi 100.000 pecandu narkoba pemerintah Kabupaten Solok telah menetapkan dengan SK Bupati  tempat Rehabilitasi rawat jalan gratis bagi pecandu Narkoba non institusi penerima wajib lapor yaitu di RSUD Arosuka. “ Kami atas nama Pemerintah Daerah memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Walinagari Cupak, Perankat Nagari, Ikatan Pemuda Nagari Cupak (IPNC) atas diadakannya acara pelatihan pencegahan narkoba ini, supaya ini bisa dijadikan contoh oleh nagari yang lain,” pungkas Yulfadri Nurdin (wandy)

google+

linkedin