BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)— Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kota Pariaman, Drs. Jafreki, mengungkapkan, dalam rangka menarik pengunjung wisata ke Kota Pariaman, baik lokal atau pun manca Negara, perlu dilakukan penataan  Destinasi Wisata Unggulan. Pada tahun 2016 ini sedang digenjot Pengembangan Kawasan Wisata hingga memiliki kompetitif advantage sendiri di wilayah Sumatera Barat.

Jafreki, mengungkapkan hal itu, dalam suatu percakapan dengan staf humas Pemko Pariaman, Edi Junaidi, Senin (19/9/2016). 

Dikatakan, bahwa kondisi objek wisata Pariaman saat ini, terlihat seperti wajah dara cantik sedang dilumuri masker karena dalam kondisi sedang dibenahi.

" Pemko Pariaman mohon maaf atas ketidak nyamanan pengunjung 3 - 4 bulan ke depan karena kami sedang berbenah," tuturnya.

Menurut ia, banyak pembangunan objek wisata yang dilakukan tahun 2016 diantaranya : pembangunan Pelataran/Plasa Gandoriah, pembangunan Pentas Gandoriah, pembangunan Tugu Angkatan Laut ujung jetty muara, penataan taman gandoriah, taman anas malik, Pembangunan jembatan wisata muara Batang Piaman, Pembangunan Pantai Kata utk arena MTQ ke-37  Tkt Sumbar 2017; dan Infrastruktur jalan di kawasan wisata.

Awal 2017, menurut ia pengunjung yang jarang ke Kawasan Wisata Pariaman akan tercengang dengan wajah Pariwisata Kota Pariaman yang bersih, tertib, indah, sehat dan berseri bak dara cantik selepas ber-masker.

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar membenarkan bahwa wajah Kawasan Wisata Kota Pariaman akan berbeda tahun 2016 dengan 2017.

"Pengunjung disuguhkan dengan banyaknya tempat untuk berselfi termasuk Pulau Angso Duo dengan wajah barunya," ungkap Genius. (j/amir)