BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai Ketua Komisi V di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Barat, Apris Yaman mengingatkan kepengurusan KONI SUmbar agar memberikan bonus atlet yang telah berjuang di PON XIX Jabar 2016, beberapa hari lalu tepat waktu dan tepat sasaran.

"Jaaan sampai diulur-ulur lo pemberian bonus tersebut, soalnya sudah dianggarkan dan disetujui  di APBD Perubahan," kata Apris Yaman ketika dihubungi Tabloid Bijak melalui selulernya, Sabtu, 1 Oktober 2016.

Menurut Apris, dirinya mengucapkan terima kasih, serta  bangga dan puas dengan hasil yang telah diraih kontingen Sumbar di PON Jabar,  dengan perolehan 14 medali emas, 10 perak dan 20 perunggu. "Bagi atlet yang berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu, jangan merasa puas dulu dan tingkatka terus semangat juang untuk prestasi yang lebih tinggi dan baik, seperti SEA Game," kata alumnus Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang ini.

Begitu juga dengan atlet yang gagal meraih medali, kata Apris, jangan sampai larut dengan kesedihan. "Jadikanlah, kegagalan di PON Jabar, sebagai cembuti untuk lebih giat lagi berlatih dengan tekad meraih keberhasilan di kejuaraaan mendatang," kata politisi dari partai Nasdem ini.

Khusus masalah bonus, kata April, harus diserahkan tepat waktu dan tepat sasaran. Maksudnya, pemberian bonus sebaiknya dipercepat. Soalnya, bonus itu sudah menjadi impian bagi atlet yang berhasil medali dan mereka telah punya rencana untuk memanfaatan bonus tersebut. "Saya mohon jangan sampai ada pemotongan bonus atlet  dengan berbagai dalih, karena bonus itu sudah merupakan hak atlet," kata aktifis Muhammadiyah ini.

Selama ini, lanjut Apris, dirinya juga banyak mendapatkan informasi tentang adanya pemotongan bonus atlet oleh pelatih dan pimpinan cabornya. "Kini, jangan sampai ada lagi pemotongan, soalnya pelatih dan cabornya juga mendapat bonus," ujarnya lagi. (Ndu)

google+

linkedin