BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)— Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Keluarga (LKKS) Provinsi Sumatera Barat, ibu Nevi Irwan Prayitno, mengatakana, tangan yang diatas itu lebih baik dari dangan yang dibawah, tahun ini kita menerima bantuan, diniatkan untuk tahun depan, kita yang memberi bantuan.

Hal tersebut disampaikan Nevi Irwan Prayitno dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan modal pengembangan usaha bagi keluarga miskin (Mustahik) yang ada di Kota Pariaman tahun 2016, bertempat di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (5/10/2016).

Lebih lanjut ibu Gubernur ini juga mengatakan agar dana yang diterima oleh para mustahik dapat digunakan untuk berusaha, sehingga penghasilan yang didapatkan dapat merubah taraf hidup keluarganya, ucapnya.

“Mari kita selalu untuk bekerja, terus berusaha, sehingga kita dapat meningkatkan pendapatan kita, dan merubah nasib kearah yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Dalam sambutan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan Kehadiran LKKS begitu penting dimata Pemerintah, karena LKKS mampu membantu Pemerintah dalam mengurangi masalah kesejahteraan sosial melalui kegiatan dan program kerja yang dimilikinya, ujarnya.

“Pemerintah Kota Pariaman telah banyak program bantuan yang diberikan kepada masyarakat untuk menanggulangi kemiskinan, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Ada lagi bantuan Kelompok Bersama (Kube), Untuk anak sekolah kita punya Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS),” tukasnya.

Pemerintah Kota Pariaman juga telah membentuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman yang bertugas menghimpun, mengelola dan mendristibusikan potensi zakat dari ASN yang ada di Pemko Pariaman. 

Sampai saat ini Baznas Kota Pariaman telah mendistribusikan 14,5 M, kepada mustahik, melalui program unggulan Baznas Kota Pariaman, yaitu: Program Pariaman Cerdas, Program Pariaman Taqwa, Program Pariaman Sehat, dan Program Pariaman Makmur, tutupnya.

Sedangkan Ketua LKKS kota Pariaman Ny. Reni Mukhlis mengatakan program yang telah kita lakukan selama 3 tahun ini antara lain menggelar Khitanan Massal untuk anak kurang mampu, memberikan Tunjangan Hari Raya (THR)  sebesar Rp. 100.000 untuk anak panti se Kota Pariaman dan baju lebaran untuk 200 anak panti asuhan pada 4 kecamatan yang ada di kota Pariaman, jelasnya.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat untuk membuat lapangan kerja sendiri dan mempunyai modal untuk memperoleh penghasilan, sehingga angka kemiskinan di Kota Pariaman dapat kita kurangi,” tutupnya.

Sebanyak 25 orang para mustahik dari Kota Pariaman menerima bantuan modal pengembangan usaha dari LKKS Provinsi Sumatera Barat, dengan bantuan sebesar 2 juta rupiah /orang dengan total bantuan sebesar 50 juta rupiah. (J/amir

google+

linkedin