BIJAK ONLINE (Padang)-Gubernur Sumatera Barat, Prof DR H  Irwan Prayitno, PSi MSc membuka secara resmi MTQ ke XXXVIII Nasional Tingkat Kabupaten Pesisir Selatan di Pasar Asam Kumbang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin sore, 28 November 2016. 

Hadir dalam kesempatan itu, Kakanwil Kemenag Sumbar Drs. Salman K Memet  Ketua DPRD Sumbar, Bupati Hendrajoni, Wabup Risma Yulanwar, Forkopinda  essel , Camat se kab Pessel, Kemenag Pessel, tokoh masyarakat pessel.

Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutan menyampaikan,  MTQ merupakan sarana dalam mensiarkan dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam memberantas kemiskinan.  Al Qur'an mesti dibaca dan dipahami dalam hidup sehari sehari. Al Qur'an juga merupakan pedoman hidup dan memberikan keberkahan dalam menjalani hidup, jika dibaca dan dipelajari dengan baik.

"Dalam MTQ diadakan lomba-lomba yang memberikan spirit mempelajari dan membuktikan nilai-nilai yang terkandung didalamnya untuk dihayati bagi umat Islam,"  ujar politisi dari PKS ini. 

Irwan Prayitno juga mencotohkan dirinya dalam Wasth Aap Keluarga, anak-anak, mantu dan cucu selalu melaporkan saling stor dalam membaca Al Qur’an, sebagai sesuatu kebiasaan dalam membangun siar agama itu dalam diri sendiri dan keluarga. Ada yang menstor 1 just, 2 just dan setengah just.

"Hari ini saya telah menyempatkan diri juga menstor setengah just bacaan Al Qur’an. Nanti malam jika sempat saya akan tambahkan," ungkapnya.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Bupati Pessel dan para camat, yang telah menyelenggarakan MTQ ke XXXVIII bersama masyarakat Bayang Utara ini. Ini merupakan kerjasama yang baik untuk membangunan sinergitas dan kebersamaan dalam memajukan pembangunan di daerah ini.

"Dengan membaca dan mengamalkan nilai-nilai Al Quran sesungguhnya Allah membuka pintu rahmat dan berkahnya kepada kita dalam menjalani hidup ini, cobaan yang dilalui akan diberikan solusi dan kemudahan dalam urusan," ungkap Irwan Prayitno.

Kita juga bangga dengan program pemerintah ‘Magrib Mengaji “, yang bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai dan siar Islam ditengah-tengah masyarakat kita yang berfilosofikan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Kepada dewan juri agar berlaku professional dan menjauhkan diri dari perbuatan yang tercela. Dewan juri jujur akan melahirkan qori dan qoriah yang terbaik bagi daerah ini dan Sumatera Barat, harapnya," ( Humas Sumbar )