BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai salah seorang kandidat yang akan memperebutkan Jabatan Ketua KONI SUmbar periode 2016-2020, Drs Kandris Asrin dengan tegas menyebutkan, kunci keberhasilan pembinaan olahraga itu terletak di masing-masing cabang olahraga.

"Tugas ketua KONI hanya memfasilitasi dan mendorong masing-masing cabang olahraga melakukan pembinaan secara terprogram," kata Dirut PT Riau Cipta Nugraha, seusai jumpa pers dengan wartawan, di Rumah Makan Sederhana, Jumat, 25 November 2016.

Menurut Kandris, jika dirinya dipercaya oleh pimpinan cabor, langkah pertama yang dilakukannya, selain melakukan konsolidasi organisasi, juga meminta kepada masing-masing cabor membuat program latihan dan sekaligus dengan anggaran biayanya. "Kedepan, jangan sampai terjadi pimpinan cabor baru kasak-kusuk bila akan menghadapi kejuaraan, baik Porwil, kejurnas dan PON," kata alumni IKIP ini. (sekarang UNP,red).

Kemudian, kata Kandris, anggaran biaya pembinaan olahraga, jangan hanya mengandalkan dana yang bersumber dari APBD Provinsi Sumbar. "Saya akan mengajak pihak ketiga untuk menjadi bapak angkat di cabang olahraga  yang kita unggulkan dan kebeteluan, semua kepala daerah se-Sumbar sekarang ini, umumnya kawan-kawan saya yang sama-sama pernah menjadi pengurus KNPI Sumbar dan rekan bisnis," kata Karateka Terbaik Lemkari 1985 ini.

Jadi, kata Kandris, masalah dana pembinaan atlet tidak terjadi masalah dan siap secara materil mengatasinya. "Tapi, co pepatah urang awak, sapandai-pandai mancincang, yang ladasan pasti habis juga," katanya sambil tertawa. (PRB)