BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai salah seorang kandidat yang akan bertarung diperbutan jabatan Ketua Umum KONI Sumatera Barat, periode 2016-2020, Direktur Utama PT Karya Cipta Nugraha, Drs Kandris Asrin dengan tegas telah menyatakan kesiapannya  untuk maju dan bersaing secara fair.

"Sebelumnya saya tak ada niat untuk maju, tapi setelah melihat ada dualisme di tubuh KONI Sumbar, maka muncul niat saya untuk menyatukan dualisme tersebut menjadi kekuatan," kata Drs Kandris Asrin yang juga Direktur Utama PT Riau Cipta Nugraha,  kepada wartawan dalam acara jumpa pers, di Rumah Makan Sedehana, Jalan Rasuna Said, seusai salat Jumat, 25 November 2016.

Menurut Kandris, niatnya untuk maju sebagai Ketua Umum KONI Sumbar, sudah dipikirkannya secara matang."Secara pribadi, saya juga sudah siap secara moral dan materil dengan konsekwensi apapun," kata alumni IKIP Padang 1990 ini (sekarang UNP, red).
Kini, kata Kandris, masalahnya tinggal sama pimpinan cabang olahraga, dan pengurus KONI kabupaten dan kota, yang punya hak suara yang sudah diatur oleh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga KONI itu sendiri. ""Kalau pengalaman berorganisasi, saya pernah dipercaya menjadi Ketua KNPI Sumbar, 1998-2003," kata alumni Resiemn Mahasiswa 1985 ini.

Kalau di olahraga, kata Kandris, dirinya sampai sekarang masih berolahraga terbang layang dan jadi Ketua Fasida Kota Padang. "Saya pernah menjadi karateka LEMKARI terbaik 1985 dan sampai sekarang masih menjadi salah seorang pengurus LEMKARI," katanya.

Jadi, kata Kandris, dunia olahraga bagi dirinya sudah menjiwai sampai sekarang."Bahkan, sejak acara Porprov dibuka, 19 November 2016 lalu, saya selalu berada diarena para layang dan meninggalkan pekerjaan demi suksesnya pertandingan di cabang para layang," tambahnya lagi. (PRB)