BIJAK ONLINE (Mentawai)-Sebagai Plt Bupati Mentawai, Syafrizal Ucok kaget dan sekaligus prihatin mendapat informasi ada anggota Satpol PP Kepulauan Mentawai hanya digaji Rp 1,2 juta perbulan.

"Saya akan panggil kepala Satpol PP Mentawai dan mempertanyakan kebenaran informasi ini dan kalau memang benar digaji Rp 1,2 juta, sudah ndak benar ini," kata Syafrizal Ucok ketika berdialog dengan salah seorang anggota Satpol PP Mentawai, Rabu, 2 November 2016.

Menurut Syafrizal Ucok, masalah gaji honorer ada pergub atau Peraturan Gubernur Sumbar. "Kalau saya ndak salah ya, di Pergub Sumbar 2016, gaji upah maksimun itu Rp 1.875.000 dan fakta ini sudah melangar pergub ini," kata Ketua FKPPI Sumbar ini.

Kemudian, kata Syafrizal Ucok, setiap tahun ada peningkatan upah maksimum ini. "Kalau saya ndak salah lagi, untuk tahun 2017, upah maksimun Rp 1.950.000 dan sangat tak logis kalau upah yang dibayarkan ke anggota satpol PP Mentawai, Rp 1,2 juta," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Sumbar ini. 

Tugas pokok dan fungsi Satpol PP Mentawai, kata Syafrizal Ucok, tidak hanya menegakan peraturan daerah dan mengamankan kebijakan bupati, tetapi juga sebagai pelindung masyarakat. "Saya akan berkoordinasi dengan Ketua DPRD Mentawai dan anggota dewan yang terhormat, serta pak kapolres, pak dandim dan unsur terkait," kata mantan PJ Bupati Dharmasraya ini. (PRB) 

google+

linkedin