BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)--Bahaya narkoba selalu mengintai generasi, terutama anak  Muda. Tetapi kalau dilihat peredaran narkoba sekarang, tidak lagi memandang usia dan jenis, karena anak-anak, usia SD, SMP dan SMA dan begitu juga mahasiswa perguruan tinggi, sudah terkena imbasnya.
Begitu juga sebaliknya, ibu rumah tangga pun sudah ada yang tertangkap, apalagi cewek wanita muda belia, termasuk perempuan jandan dan perempuan yang bekeluarga, pejabat tinggi, sampai anggota dewan sudah banyak yang masuk perangkap Narkoba.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pariaman,Dr.H. Genius Umar,  pada acara Sosialisasi Narkoba kepada siswa SMPN 07 Pariaman, Jum'at (25/11/2016).

Dikatakan, dengan tingginya peredaran narkoba, peran guru Bimbingan Konseling (BK)  dan Wali kelas sangat penting dalam mengetahui kepribadian masing-masing murid karena anak perlu tempat curhat, salah satu tempat untuk curhat siswa adalah guru.

Jadi guru diharapkan mampu memberikan solusi sehingga permasalahan sosial dapat diatasi,” ujar Genius.

Genius mengatakan narkoba diawali dengan anak-anak yang suka merokok, pada umumnya anak narkoba adalah merokok. Untuk itu, guru tidak hanya mengajar dikelas tapi perlu ajarkan ilmu
kependidikan sehingga dapat merubah kepribadian anak.

Selanjutnya Genius mengatakan monitoring ke sekolah yang dilakukannya untuk memetakan masalah pendidikan di Kota Pariaman, alhasil selama 3 (tahun) terakhir prestasi pendidikan di Kota Pariaman mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Dengan diberikan tunjangan sertifikasi guru menurut Genius seharusnya kualitas Guru mengalami peningkatan, karena itu manfaatkanlah tunjangan sertifikasi yang diterima untuk meningkatkan kualitas diri dengan membeli buku.

Disamping itu, susilawati (Guru BK) SMPN 07 Pariaman mengatakan 75% Siswa pernah merokok, se olah-olah rokok itu sudah wajib, untuk mengantisipasi hal demikian sekolah membuat aturan sendiri dimana anak tidak merokok selama disekolah. "Sekolah bertanggungjawab atas anak dari pagi sampai pulang, tapi diluar sekolah tentu tanggungjawab orang tua," ujarnya.

Genius menganjurkan pada guru disekolah diharapkan memanggil orang tua utk menjelaskan perilaku anak yang perlu diawasi di rumah. dan kepada Kepala Sekolah di perintahkan agar mengidentifikasi siswa dan membuat peringkat tingkat kenakalan anak dan nanti dicarikan solusi dalam bentuk penyuluhan atau pelatihan oleh dinas terkait. (amir)