BIJAK ONLINE (Kota Padang)-- Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat Afrides, mengtakan  generasi muda Sumatera Barat harus mempersiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan kemampuan daya saing agar tidak menjadi penonton di rumah sendiri nantinya. Ancaman yang berbahaya terhadap  generasi muda saat ini salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba.  

Afrides mengungkapkan hal itu pada Seminar Peningkatan Mutu Organisasi Pemuda yang diselenggarakan Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat, Kamis (8/12/2016), di Pondok Pesantren PPMTI Batang Kabung, Koto Tangah, Padang. 

Menurut Afrides, MEA ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan keuntungan dan peluang bagi generasi muda Sumatera Barat. Namun disisi lain juga memberikan kerugian bagi generasi muda yang tidak  menyiapkan dirinya. Generasi muda yang tidak memiliki kemampuan diri dan skill, maka akan tertinggal. Generasi muda yang sudah kecanduan narkoba sudah pasti tidak akan mampu menghadapi MEA. Generasi muda ini pasti kalah bersaing dalam MEA.  

“Untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba tersebut, Dispora melakukan berbagai kegiatan pelatihan, sosialisasi, peningkatan kapasitas pemuda, bela negara dan kegiatan lainnya yang melibatkan generasi muda,” kata Afrides dalam seminar yang bertemakan, Orientasi Nilai-Nilai Aswaja. 

Apa yang dilakukan Gerakan Pemuda Ansor ini patut diberikan apresiasi. Dengan kegiatan seminar dan pelatihan ini, berarti Ansor Sumbar sudah berperan aktif menyiapkan generasi muda dalam menghadapi MEA. Sekaligus mencegah generasi muda agar jangan sampai menjadi pencandu narkoba, kata Afrides.

Usai seminar, dilanjutkan dengan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan). PKL dan Susbalan menampilkan instruktur nasional dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor. Yakni Wakil Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Moesafa, Anggota Instruktur Nasional PP Ahmad Nadhif dan Armaidi Tanjung.   

Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat Rahmat Tuanku Sulaiman menyebutkan, PKL diikuti 50 orang peserta kader Ansor yang sebelumnya sudah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD). Kegiatan PKL yang akan berlangsung hingga Minggu (11/12) bertujuan untuk memperkuat kaderisasi Ansor di Sumbar. (rel/amir)