SEKEMBALI dari objek wisata Wirawisata Pindul, Gunung Kidul yang terkenal dengan Goa Pindul, Selasa, 29 November 2016, rombongan di bawah Pimpinan Kabag Humas Pemko Pariaman, Yelvi Andri, SE, MM, melanjutkan perjalanan menuju objek wisata Pantai Selatan Yogyakarta yaitu Pantai Indarayanti. 

Objek wisata ini salah satu wisata pantai di Yogyakarta yang patut dikunjungi dari Kabupaten Gunungkidul. Pantai Indrayanti, begitu masyarakat lokal ataupun kalangan wisatawan menyebut pantai yang indah dan romantis. 

Nama pantai ini terdengar sedikit aneh, sebab namanya lebih mirip nama wanita Jawa. Pantai yang terletak di Dusun Ngasem, Desa Tepus, Gunungkidul ini berdekatan juga dengan destinasi populer lainnya di Gunungkidul Jogja, seperti Pantai Baron dan Pantai Krakal.

Lokasi Pantai Indrayanti Gunungkidul terletak tepat di sisi timur Pantai Sundak. Keduanya dibatasi oleh perbukitan karang. Pantai Indarayati menawarkan keindahan panorama yang unik dibanding pantai-pantai lain di Gunung Kidul. 

Tidak hanya bentang pasir putih yang mempesona atau megahnya perbukitan batuan karang, jernihnya air laut yang terlihat biru bersih seolah mengajak para wisatawan untuk berenang dan berbaur di dalamnya.

Air laut di Pantai Indrayanti ini memang sungguh bersih, jernih, dan alami karena belum terkontaminasi oleh aneka limbah. Inilah sebab para penikmat perjalanan selalu menyukai untuk berenang dan bermain-main air di Pantai Indrayanti tersebut.

Sesampai di objek wisata ini, rombongan studi komperatif Wartawan Pemko Pariaman, melakukan shalat zuhur dan makan siang, karena memang waktunya untuk beribadah dan makan siang juga sudah datang. 

Habis makan siang dan shalat zuhur, sebagian dari teman-teman ada yang main pasir di pantai dan seagian ada pula yang main ke atas tebing panorama Pantai Indarayanti, baik yang main pasir di pantai atu pun yang naik tebing panorama,masing-masing melakukan foto-foto, dengan latar belakang pantai dan tidak satu pun anggota rombongan yang ingin mandi di pantai itu.

Petugas Parkir Pantai Indarayanti, Mardi,  ketika ditanya mengatakan, Pantai Indrayanti Desa Tepus ini, mulai dikembangkan sebagai objek wisata sejak 7 tahun silam, panjang pantai ini lebih kurang 1 kilo meter, wisatawan yang berkunjung bisa bermalam di homstay (rumah penduduk) dan hotel, biasanya kunjungan yang ramai datangnya pada hari liburan. 

“Pemberian nama Pantai Indarayanti Gunungkidul ini diambil dari nama pemilik sebuah restoran yang ada di kawasan tersebut. Hal ini berawal dari papan nama “Indrayanti” yang terpampang di depan restoran sehingga kemudian orang lebih mengenal pantai tersebut sebagai Pantai Indrayanti,” tutur Mardi.

Pemberian nama ini sempat mengundang kontroversi karena pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah memberi nama pantai tersebut, yaitu Pantai Pulang Syawal. Tetapi, nama Indrayanti terlanjur familiar di telinga masyarakat lokal maupun wisatawan. Pada akhirnya, pantai di Yogyakarta yang terkenal paling bersih ini lebih populer dengan sebutan Pantai Indrayanti.

Peran aktif pihak swasta yang turut ambil bagian dalam pengelolaan Pantai Indrayanti Gunungkidul cukup membawa dampak positif. Hal ini dapat terlihat dari keseluruhan kawasan pantai yang terjaga  kebersihannya, bahkan hingga sepanjang garis pantai bebas dari sampah.

Hal ini bukan tanpa sebab. Pihak pengelola pantai tak segan-segan menjatuhkan denda atau hukuman pada para pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Inilah salah satu alasan di balik kebersihan Pantai Indarayanti Yogyakarta tersebut.

“Pengunjung harus  patuh pada peraturan yang telah ditetapkan pengelola dan tidak bisa sembarangan masuk ke pantai Indarayanti,” tukuk Mardi lagi. (bersambung)