SETELAH lama tidak berkemunikasi, saya sengaja menghubungi mantan Ketua Umum KONI Sumbar, Dr Syahrial Bahktiar dengan tujuan untuk berbincang-bincang masalah dunia olahraga di Ranah Minang. 

Dari beberapa pertanyaan yang saya sampaikan, ada yang dijawab pakar olahraga itu dengan diplomasi dan adapula yang dibantahnya langsung, seperti pertanyaan;"Apa benar ada beberapa pimpinan cabor yang ketuanya dari UNP berkumpul di Kolam Renang ABG, untuk menyatukan suara memimilih seseorang figur?".

"Informasi itu bohong itu, hoax itu dan masa iya wartawan senior masih percaya dengan informasi hoax, mau dibohongi si pemberi informasi" kata Syahrial Bahktiar sembari tertawa.

Menurut pelatih tenis lapangan ini, dirinya sudah disibukan dengan dunia akademis di kampus."Jadi waktu saya tersita total dengan kesibukan akademis," jawab Syahrial Bahktiar secara diplomatis.

Memang ada dari beberapa teman pimpinan cabor yang memberikan berbagai informasi seputar KONI Sumbar. "Tapi semuanya saya aminkan saja," ketusnya.

Ketika ditanya masalah sosok atau figur calon Ketua Umum KONI Sumbar, Syahrial Bakhtiar menjawab;"Semua yang berkeinginan untuk mencalonkan diri menjadi Ketum KONI Sumbar, semuanya teman saya. Kemudian, semua  pimpinan cabor yang punya hak suara, pasti sudah tahu dan paham, siapa yang layak dan pantasi diberikan amanah," kata Wakil Rektor III UNP ini.

Kalau masalah keteria sosok, kata Syahrial Bahktiar, carilah figur yang punya semangat olahraga. Kenapa? Karena semangat olahraga itu adalah persahabatan. "Jadi figur yang layak dan pantas menjadi Ketum KONI Sumbar itu, sosok yang punya semangat olahraga, yakni figur yang menghargai dan menghormati artinya sebuah persahabatan, dan bukan seorang yang mengkhianati persahatan," katanya.

Tuhan telah memberikan kita hati, nafsu dan pikiran. Tujuannya, agar kita dapat memilah-milah hal yang dianggap baik dan buruk. 'Sebagai insan olahraga, kita harus bisa mengendalikan kepentingan dan ego yang kita miliki, supaya kita mampu hidup dan menemukan sahabat-sahabat hidup terbaik," cetusnya.

Jadi, Ketum KONI Sumbar mendatang harus mampu memupuk persahabatan dengan semua pimpinan cabor dan ketua KONI kabupaten dan kota, secara harmonis. Kemudian, persahabata yang harmonis  akan menjadi energi yang besar dalam meningkatkan pembinaan prestasi olahraga. 

Jadi, jika ingin prestasi olahraga Sumbar di PON Papua 2020 nanti lebih baik, maka carilah sosok figur yang punya semangat olahraga, karena semanagat olahraga adalah persahabatan. (Penulis wartawan tabloid bijak dan padangpos.com)