Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM. Memberi arahan dihadapan para pengurus masjid se Kabupaten Solok, bertempat di Hotel Mami, Sabtu, 3 Desember 2016.

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Para pengurus masjid yang ada di Kabupaten Solok, diberi pelatihan untuk lebih meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Pelatihan dilaksanakan di Hotel Mami dan dibuka oleh Bupati Solok, H. Gusmal, Sabtu, Desember 2016. 

Tampak hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok,  H. Kardinal, Kabag kesra, H. Suharmen, Kabag Perekonomian, Hermantias dan undangan lainnya.

Menurut Ketua pelaksana acara, H. Suharmen Thaib, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk emberikan pemahaman dan peningkatan SDM terhadap pengelolaan manajemen masjid yang ada di Kabupaten Solok. Selain itu, juga bertujuan dalam rangka persiapan  menyukseskan program subuh berjamaah dan magrib Al Qur’an  yang akan di lanlunching pada awal tahun 2017 mendatang. 

Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan tersebut sebanyak 60 orang yang merupakan pengurus masjid di masing-masing  nagari di Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo itu. “Kita berharap, meski belum seluruh pengurus masjid yang bisa kita undang, namun kita berharap dengan adanya pelatihan tahap awal ini, maka kedepannya pengurus masjid yang lain akan kita latih juga tentang pemahaman tugas serta tanggungjawab,” jelas H. Suharmen Thaib.  

Bertindak sebagai narasumber pada pelatihan peningkatan SDM pengurus masjid itu adalah Kepala kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Kardinal,  MUI Sumbar dan MUI Kabupaten Solok. Sementara hasil yang kita harapkan dari kegiatan ini nantiknya para peserta dapat mengelola manajemen masjid ini dengan sebaik-baiknya. Acara ini akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 3-4 Desember 2016.

Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya menyampaikan bahwa pekerjaan pengurus mesjid punya tanggung jawab yang besar tidak hanya kepada masyarakat tetapi kepada Allah.  “Pengurus masjid ini hendaknya juga memiliki wawasan yang lebih sehingga dapat membimbing masyarakat apabila ada yang ingin didiskusikan, baik amsalah dunia atau akhereta,” terang H. Gusmal.  

Dijelaskan Bupati, pengurus mesjid ini adalah orang-orang pilihan yang di percaya oleh masyarakat untuk mengurus mesjid jadi jaga lah kepercayaan tersebut. Ditambahkan H. Gusmal, pengurus masjid ini sebaiknya juga memiliki sistem administrasi yang terstruktur, jadwal kerja dan juga sistem keanggotaan yang baku sesuai masa berlakunya agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. “Kedepannya kepengurusan organisasi sudah memiliki sistem yang baku yang diatur khusus dalam sebuah peraturan sehingga kepengurusan masjid di Kabupaten Solok ini dapat sama agar tidak bisa seragam,” jelas H. Gusmal.

Disamping membangun masjid pengurus harus juga mensiarkan agama kita di tengah-tengah masyarakat serta perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam mensiarkan agama. Pada tahun 2017 nantik kita akan melaunching program magrib alquran dan subuh berjemaah yang bertujuan agar dapat memfungsikan dan meramaikan mesjid kita ini. “Membangun masjid tidak susah, yang susah itu membangun manusia menjadi manusia,” jelas H. Gusmal (wandy)