dok foto klik positif
BIJAK ONLINE (Padang)-Innalillah wainnalillahi rajiun. Lifter angkat berat Sumatera Barat, Ilwan peraih medali perak di PON Riau, 2012 di Pekanbaru, telah berpulang kerahmahtullah, Selasa, 13 Desember 00.15 WIB, di Kota Bukittingi

"Saya kaget dan terkejut mendapat SMS yang menerangkan, Ilwan meninggal dunia," kata pelatih angkat berat dan besi, Suluhmi Hareva, kepada Tabloid Bijak dan Padangpos.com, Selasa, 13 Desember 2016  dini hari.

Menurut Suluhmi, dirinya juga dapat informasi, kalau Ilwan semenjak kembali dari PON Jabar, kondisi kesehatannya memang sudah memburuk. Bahkan, saat Porprov XIV Sumbar, November 2016 lalu, Ilwan mau turun. "Tapi begtitu mau turun, kondisi kesehatannya anjlok lagi dan menurut istrinya, Ilwan menderita penyakit jantung," kata peraih medali perak PON Jawa Timur ini.

Kemudian, kata Suluhmi, masih menurut istrinya, Ilwan telah tujuh kali keluar masuk rumah sakit dan sementara kondisi keuangannya sangat memprihatinkan. "Sebelumnya Ilwan menawarkan akan menjual pakaian dan peralatan olahraga angkat besi untuk menambah biaya berobat dan waktu itu saya oke kan, karena diperlukan untuk pertandingan di Porprov, dan masalah harga sudah harga cocok, tapi sayangnya Ilwan masuk rumah sakit lagi, dan akhirnya meningal dunia, " kata Sekretaris dan pendiri Family Barbell Club.

Peretemuan terakhir dengan Ilwan, kata Suluhmi, di PON Jabar, November 2016 lalu. "Waktu itu, Ilwan menyebutkan kepada saya, kalau nafasnya sering sesak dan konsentrasinya bertanding agak terganggu," tambahnya. 

Kini, sebagai teman, kata Suluhmi lagi, dirinya merasa kehilangan teman dan sekaligus atlet. "Saya hanya bisa berdoa, dan semoga Ilwan diterima disisi Yang Kuasa dan semoga juga muncul Ilwan, Ilwan yang lain di dunia olahraga angkat berat," ujarnya. (PRB)