BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)--Pemerintah Kota Pariaman berencana akan menggelar Event "Pariaman Batagak Gala". Alasannya, karena Kota Pariaman, salah satu kota di Sumatera Barat yang banyak menggelar event wisata, seperti setelah sukses menggelar rti Festival Gandoriah, Pariaman Internasional Triathlon, Fashion Parade, Festival Tabuik, Cik Uniang dan Cik Ajo.  

"Pariaman Batagak Gala merupakan inovasi Pemerintah Kota Pariaman disamping untuk menumbuhkan nilai-nilai adat tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata," kata Walikota Pariaman, Drs H Muchlis Rahman, ketika memimpin rapat persiapan, Senin, 5 Desember 2016..

Walikota Pariaman mengajak masyarakatnya untuk bergotong royong dan bahu membahu antara pemangku adat, ulama, dan pemerintah dalam mensukseskan penyelenggaraan Pariaman Batagak Gala.

Kemudian, kata walikota, dalam pelaksanaan kegiatan ini nantinya akan dihadiri oleh Wakil Menteri ESDM Republik Indonesia, Archandra Tahar, perantau urang pariaman sebagai pucuak undangan, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Ketua LKAAM Propinsi.

Selanjutnya, Sekretaris LKAAM Kota Pariaman, Priyaldi mengatakan secara teknis prosesi "Malewakan Gala" diatur oleh LKAAM Kota Pariaman sesuai dengan ketentuan adat istiadat kita diminangkabau.

"Prosesi malewakan gala ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, 23-25 Desember 2016,diisi dengan acara kesenian tradisional dan islam seperti Silat (silek harimau lalok), gambus talempong goyang, sipak rago, penampilan simarantang, randai, dan sumarang nan duo baleh," tutur Sekretaris LKAAM ini.

Event ini dilaksanakan di halaman rumah tabuik subarang dengan skedule acara selama 3 hari tersebut adalah Jum'at malam, acara pembukaan yang dihibur langsung oleh Gambus Elfitri dan pagelaran pencak silat Silek Harimau Lalok.

Sedangkan, Sabtu (24/12) pagi dilakukan prosesi mandabiah Kabau, sebelum mandabiah semua penghulu/ datuak yang akan dilewakan berdiri bersama ditempat yang akan dilakukan mandabiah kabau, kemudian dilakukan pidato mambacokan makna mambantai kabau, makna darah dan lain-lain.

Siangnya dilanjutkan dengan makan bajamba diatas rumah tabuik. dan diteruskan dengan acara basilek main sewah dan pertunjukan kesenian lainnya seperti simarantang, sipak rago, dan sumbang nan duo baleh acara ini berlangsung sampai malam.

Selanjutnya, 25 Desember merupakan acara puncak "Malewakan Gala" dengan prosesi pasambahan batagak penghulu, Pemasangan saluak oleh Ketua LKAAM Propinsi, pemasangan keris dan saluak oleh Gubernur, Penyerahan tungkek oleh pucuak undangan Archandra Tahar (Wamen ESDM) dan terakhir panitahan/ penasehatan penghulu oleh Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat.

Acara malewakan gala ini ditutup dengan makan bajamba yang dilaksanakan didalam ruangan rumah tabuik subarang.

Menurut Kepala BPM dan Pemdes Kota Pariaman, Lanefi, sampai saat ini sudah diterima informasi dari KAN terdapat 20 penghulu/datuak yang akan dilewakan dan undangan sudah disiapkan untuk tamu yang akan hadir. (j/amir)