BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)— Wali Kota Pariaman, Drs.H. Mukhlis Rahman, MM mengatakan, di era globalisasi dewasa ini, penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tetapi manusia tetap merupakan faktor penentu yang paling utama. Untuk itulah, kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat.

Hal tersebut disampaikan, Mukhlis Rahman pada Pembukaan Jambore Wisata Serumpun Indonesia – Malaysia,  yang diadakan Kwartir Cabang 16 Gerakan Pramuka Kota Pariaman, Senin (12/12/2016). Kegiatan berlangsung dari tanggal 12-17 Desember 2016 bertempat di Bumi Perkemahan Pantai Cermin, Kota Pariaman.

Dikatakan, pendidikan kepramukaan merupakan wahana yang tepat untuk menumbuh kembangkan karakter bangsa yang baik tersebut. Melalui pendidikan kepramukaan, ada proses pembelajaran yang pada akhirnya diharapkan ada transformasi yang dapat menumbuh kembangkan karakter positif, serta mengubah watak dari yang tidak baik menjadi baik.

" Kerjasama yang kita lakukan dengan Negara Malaysia, bukan hal yang baru, sudah sejak lama rintis, di  tahun 2012, KNPI Kota Pariaman telah bekerjasama dengan MBM Malaysia dengan menjadikan kota Pariaman sebagai  Asean Youth Tourism City (Kota Tujuan Wisata Pemuda Asean), dan dengan adanya MoU tersebut, ditahun 2016 ini, kita telah membuat Taman Tugu Asean," tukasnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan Jambore Wisata Serumpun ini dapat membentuk pramuka yang sesuai dengan nilai - nilai yang tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, dan mendidik adik adik kita Penggalang, menjadi pramuka yang rajin, terampil dan gembira, tutupnya.

Dalam keterangan Ketua Kwartir Cabang Pramuka (Kakwarcab) 16 Kota Pariaman Genius Umar mengungkapkan bahwa Jambore Wisata Serumpun Indonesia-Malaysia ini merupakan penyelenggaraan  untuk kali pertama yang kita laksanakan di Kota Pariaman. Kami berharap kegiatan seperti ini, Ke depan akan menjadi agenda tahunan yang terencana dan berkesinambungan di tahun-tahun berikutnya, ujarnya.

" Pramuka membentuk remaja yang aktif, kreatif dan energik dan dapat menjauhkan kita dari kegiatan yang tidak bermanfaat. Persiapkan diri kalian dengan baik untuk memegang tongkat estafet kepemimpinan di masa yang akan datang," tuturnya.

Melalui kegiatan Jambore Wisata Serumpun ini, adik-adik pramuka dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan ketrampilan serta mempererat persahabatan dan keakraban dengan rekan-rekan pramuka dari berbagai daerah dan bangsa, sehingga menambah pengalaman untuk menghadapi era globalisasi saat ini.

Dalam sambutan Ketua Panitia Riky Falantino mengatakan peserta Jambore Wisata Serumpun ini berjumlah 398 orang yang terdiri dari peserta dari Negeri Sembilan Malaysia 18 peserta, Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang Panjang 80 peserta dan Kota Pariaman 300 peserta ditambah dengan panitia dan sangga kerja 50 orang.

"Dalam Jambore ini diadakan kegiatan permainan tradisional, pertukaran budaya, pagelaran seni tari, Kecakapan, exhibisi panahan, Bajak Sawah dan Relly wisata yang bertujuan mengenalkan budaya lokal Kota Pariaman kepada peserta jambore," ucapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat lebih mengenalkan kepada Sumatera Barat dan mancanegara tentang Kota Pariaman sebagaio destinasi wisata baru yang ada di indonesia, serta mengenalkan potensi daerah yadalam mengembangkan industri pariwisata daerah, tutupnya. (J/amir)