BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)--Masyarakat Nagari Batu Kalang Kecamatan Padang Sago, mengharapkan perbaikan ruas  jalan kabupaten yang ada di dalam Nagari Batu Kalang, karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan, seperti ruas Simpang Ambacang Mangur-Lubuk Urek dan ruas Padang Sago-Patamuan.

Hal itu disampaikan Suarni A, SH warga Korong Mangur Nagari Batu Kalang kepada wartawan, Minggu, 11 Desember 2016, di Pariaman.

Dikatakan, sebagai masyarakat hanya dapat menyampaikan suara melalui media, sebagai penyambung informasi kepada Bupati Padang Pariaman, karena sebagai warga masyarakat tidak pandai membuat surat  permohonan kepada dinas instansi terkait. “Muda-mudahan saja media dibaca oleh yang membuat kebijakan,” ujar Suarni.

Lebih jauh disampaikan, ruas jalan Padang Sago-Patamuan yang lebih parah itu di Korong Lubuk Napa, sampai ke tanjakan jelang jembatan Lubuk Napa. Kemudian di Puncu Ruyung, di depan Kantor Wali Nagari Batu Kalang, sampai ke Pasar Padang Sago, setiak jarak 50 meter terdapat lobang menganga yang mengganggu pengendara kendaraan bermotor roda dua dan roda empat.

Kemudian ruas Simpang Ambacang-Mangur Lubuk Urek, kerusakan yang terparah tanjakan sudah jembatan Mangur dan terus ke Kampung Piliang, begitu pula arah ke Lubuk Urek, banyak lobang menganga pada badan jalan tersebut.

“Kami sangat mengharapkan perhatian dari Bupati Padang Pariaman, serta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) selaku perpanjangan tangan dari Pemerintah,” tukas Suarni.

Sementara itu Wali Nagari Batu Kalang, H. Jamarusti yang dihubungi secara terpisah di ruang kerjanya pada hari yang berbeda, mengatakan, sudah pernah menyampaikan permohonan kepada Bupati Padang Pariaman, melalui Camat Padang Sago dan Dinas Pekerjaan Umum Padang Pariaman, pada tahun 2015 untuk dianggarkan pada tahun 2016. 

“Tetapi sudah habis pula tahun anggaran 2016, belum juga Nampak tanda-tanda akan diperbaiki ruas jalan kabupaten yang dalam Nagari Batu Kalang, memang serba susah kita, kalau ndak punyo anggota Dewan dari nagari kita,” tutur Jamarusti.

Menurut Jamarusti, ruas jalan kabupaten yang sudh cukup parah kerusakannya, selain ruas Padang Sago-Patamuan dan Simpang Ambacang Mangur-Lubuk Urek. Kemudian ruas Pondok Kayu Nago Baraliah Korong Limo Hindu, kondisi paling memprihatinkan pada tanjakan Nago Baraliah. 
“Hal ini sudah disampaikan beberapa kali kepada Dinas Pekerjaan Umum, tetapi masih belum masuk daftar kayaknya, kata Jamarusti yang akrab disapa dengan Uncu ini. 

Anggota Bamus Nagari Batu Kalang, Drs. Jamawir, ketika diminta komentarnya, mengatakan, wali nagari jangan merasa bosan untuk bermohon kepada Bupati Padang Pariaman. Soalnya  sudah bermohon pun belum juga dikabulkan, apa lagi kalau kita tidak bermohon,” ujar Jamawir. (amir)