BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)---Pemerintahan Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, adakan lomba Festival Pidato Adat, antar Korong dalam nagari setempat, untuk melestarikan adat dan budaya dalam persatuan dan kesatuan membangun nagari.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Jonifriadi kepada wartawan Bijak Online, melalui pesan inboxnya di facebook, Kamis (12/1/2017).

Dikatakan, cabang yang dilombakan, Pidato Pasambahan Menjaput Marapulai, peserta utusan dari 9 korong yang ada dalam Nagari Balah Aie dengan ketentuan masing-masing Korong mengirim 4 grup  dan setiap grup terdiri dari 3 orang peserta.

Ketiga grup tersebut, pertama grup sebagai alek yang datang menjapuik marapulai, kedua sebagai group mamak rumah tanggo dan grup ninik mamak samo urang sumando sarato apak urang.

Bertindak sebagai Dewan Juri Hakim 4 orang, masing-masing, 2 orang Juri hakim, Ali bin Yusuf sebagai  adab dan 2 orang juri hakim etika, adapun yang bertindak selaku Ketua Dewan Juri Hakim  Ali bin Yusuf dengan anggota Kepala Mudo Mawan, Dt. Suriadi dan Jonifriadi. 

Acara di buka Sekcam VII Koto Drs. Yosrizal, dihadiri Muspika VII Koto, Wali Nagari Balah Aie dan jajarannya, Pj. WN BA Timur, Bamus Nagari Balah Aie, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai dan Pemuka Masyarakat sarato Bundo Kanduang dalam Nagari Balah Aie. 

Kegiatan ini dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Belanja (APB) Nagari Balah Aie Tahun 2016, pada mata anggaran Pemberdayaan Adat dan Budaya. Tujuan acara untuk menjadikan adat dan budaya dalam persatuan dan kesatuan,  membangun Nagari Balah Aie. 

Sekcam VII Koto Yosrizal, dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Nagari Balah Aie yang telah membuat acara untuk kepentingan masyarakat dan berbicara soal pidato adat, pasti sangat dibutuh sepanjang zaman, karena ini acara ini ssudah menjadi budaya dalam daerah Padang Pariaman, khususnya dan umumnya di Sumatera Barat.

“Kita berharap kegiatan seperti perlu dicontoh oleh nagari lain, terutama dalam Kecamatan VII Koto, karena pidato adat ini perlu dilestarikan dan perlu diturunkan kepada generasi muda,” ujar Yosrizal.
Sementara itu Ketua Bamus Nagari Balah Aie, kepada wartawan mengatakan, acara ini digelar dua malam Rabu, Kamis (11,12/1/2017) di Laga-laga Korong Lubuk Pua. (amir)

google+

linkedin