BIJAK ONLINE (Padang)-Dari 25 perusahaan yang akan berinvestasi pada sektor Pembangkit Listrik Minihidro, ternyata baru lima perusahaan yang telah serius menggarapnya  di lima daerah di SUmatera Barat.

"Dari data yang ada, dari 25 perusahaan yang akan berinvestasi, baru lima perusahaan yang telah beroperasi," kata GM PLN WIlayah SUmbar, Bambang Yusuf ketika berbincang-bincang dengan Tabloid Bijak di ruang tamunya, Kamis, 2 Febrauari 2017.

Menurut Bambang, kelima perusahaan yang telah beroperasi itu, PT Napal Melintang Energy yang lokasinya Napal Melintang di Kerinci unit Kersik Tuo dengan kapasitas 500 KW, PT Selo Kencana Energy di Lubuk Gadang, Solok Selatan unit Muaro Labuh kapasitas 2 X 4000 dengan kapasitas terpasang 8.000, PT Pelita Prima Nusantara, Maggani kabupaten 50 Kota Unit 5o Kota kapasitas 1 X 1170 dengan kapasitas 1170, PT Bajradika Rangkiang Energy Lubuk Sao II Agam  Unit Lubuk Basung kapasitas per-unit 2 1300 kapasitas terpasang 2.600 dan yang kelima PT Waskita Sangir Enengy lokaso Sangir Hulu, lokasi  Solok Selatan unit Muaro Labuh, kapasitas per-unit 2 X 5000 dan kapasitas terpasang 10.000.

Sedangkan dalam status kontruksi ada tiga perusahaan, yakni PT Pesisir Hidro Energy di Guntung lokasi di Agam Unit Lubuk Sikaping kapasitas per-unit 2 X 2000 dan kapasitas terpasang 4.000. 


Yang kedua, PT Pembangkit Listrik Induring di Induring dengan lokasi Kabupaten Pesisir Selatan Unit Kota Painan, kapasitas per-unit 2 X 1000 kapasitas terpasang 2.000. "Sedangkan yang ketiga PT Ikhwan Mega Power di Lintau 1 lokasi, Tanah Datar Unit Batusangkar, kapasitar per-unit 2 X 4500, kapasitas terpasang 9.000," kata Bambang yang baru menjabat GM PLN Sumbar beberapa bulan yang lalu.  

Sedangkan yang masih fiancing data, ada sembilan perusahaan, PT GS Power di Siamang Bunyi, Kabupaten 50 Kota, Unit 50 Kota, PT Multi Energy Dinamika di Tarusan, Unit Kota Painan, PT Supraco Mitra Energy Gumanti3, Solok, Unit Kayu Aro, PT Nawakara Energy Sumpur, di Pasaman, Unit Lubuk Sikaping, PT Pembangkit Listrik Muaro Sako, di Muaro Sako, Pesisir Selatan, Unit Balai Selasa, PT Teknoprener Surya Energy, Sikarbau, Pasaman Barat Unit Simpang Ampek, PT Exabenar Cipta Karya, Tuik, Pesisir Selatan, Unit Painan,  PT Dempo Sumber Energy, Pelangai Hulu, Unit Balai Selasa, PT Dempo Sumber Energy, Pelangai Hilir, Pesisir Selatan, Unit Balai Selasa. 

Sementara yang masih PJBL atau PPA, PT Brantas Cakrawala Energy, Sako 1, Pesisir Selatan Unit Balai Selasa, PT Optima Tirta Energy, Tongar, Pasaman Barat Unit Simpang Ampek, PT Hensan Andala Putera, Tras, Padang Pariaman, Unit Lubuk Alung, PT Mga Energy Karyatama, Rabi Jonggor, Pasaman Barat, Unit Simpang Ampek, PT Sejahtera Indo energy, Koto Lamo, 50 Kota, Unit 50 Kota, PT Pandu Lembang Jaya, Bukit Sileh, Solok, Unit Kayu Aro, PT Pandu Lembang Jaya, Pasinggarahan, Kabupaten Solok, Unit Kayu Aro, PT Brantas Cakrawala, Pancung Taba, Pessel, Unit Kota Painan. (PRB)

google+

linkedin