BIJAK  ONLINE (Kota Pariaman)--Pelaksanaan program magrib mengaji di Kota Pariaman semakin menarik kesadaran masyarakat, hal ini  dapat dibuktikan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk ikut mengaji sesudah shalat maqrib, baik di mesjid atau di rumah-rumah penduduk.

Kepala Kantor Kementerian Aagama (Kakamenag) Kota Pariaman, H. Muhammad Nur, MA, mengatakan, kegiatan maqrib mengaji yang digagas Wali Kota Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahman, MM, sebagai insan yang beriman wajib mendukung program ini, karena warga Kota Pariaman seratus parsen beragama Islam, Selas (31/1/2017)

Muhammad Nur  yang beberapa waktu baru dilantik menjadi Kakamenag Kota Pariaman  merupakan putra asli Pariaman, mengaku sangat senang ada program wajib mengaji yaang digagas pimpinan daerah bersama jajarannya. 

“Kita berharap kegiatan ini dapat menghidupkan kembali tradisi membaca Al Qur`an setiap selesai shalat Maghrib di seluruh pelosok dan kampung-kampung sehingga dengan begitu masyarakat dapat memanfaatkan waktu antara Maghrib dan Isya dengan efektif untuk beribadah kepada Allah Swt.
Sekalian bisa  memperdalam wawasan keagamaannya dan tidak menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, di warung-warung kopi seperti bermain kartu domino dan kertas koa.

Dalam membentengi generasi muda Kota Pariaman yang masih sekolah dan sangat rentan akan pengaruh negatif dari perkembangan zaman dan teknologi sehingga harus ada filterisasi dari tingkat keluarga dalam membentenginya,” kata  M. Nur.

Kegiatan maqrib mengaji  sudah berjalan 62 kali tim Pemkot Pariaman bersama Kemenag Kota Pariaman, dari masjid ke masjid dan mushalla yang ada di wilayah Kota Pariaman.

Seperti halnya yang terlihat pada kegiatan tim I dari empat tim Magrib Mengaji Kota Pariaman diketuai Wali Kota Pariaman, Muhlis Rahman,  beranggotakan Staf Ahli Yandri Leza, Yandra Ferry, H. Muhammad Nur, MA, Kepala SKPD serta ASN dan Jajaran Kemenag Kota Pariaman.  [phaik/amir]

google+

linkedin