BIJAK ONLINE (Pasaman)-Malang nian nasib, pasangan suami istri yang mengaku berasal dari Bengkulu, karena uang kontannya senilai Rp 300 juta, serta perhiasan raib begitu melakukan istirahat di res area SPBU Sawah Panjang, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Jumat dini hari, 3 Januari 2017.

Nasib naas tersebut dialami Nursiti Saragih (58) dan suaminya, Tumpak Sigiro, telah dilaporkannya ke Polres Pasaman. Kepada penyidik, Nursiti Saragih menjelaskan, dari SUmatera Utara dirinya sengaja melakukan istrihat di SPBU untuk memulihkan stamina, karena akan melakukan perjalanan menuju Bengkulu.

"Karena lelah, akhirnya kami pun berhenti di areal SPBU. Saat berhenti, suami saya pergi ke WC setelah itu ke mushalla dan memutuskan untuk beristirahat di sana begitu juga dengan supir kami. Sedangkan saya istirahat di atas mobil. Jam waktu itu menunjukan pukul 02.30 WIB," kata Nursiti.
Lebih lanjut, kata Nursiti, setelah mereka istirahan dan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan sekitar pukul 04.00 WIB. "Saya dan suami, serta  sopir terkejut, saat mendapati tas yang berisikan uang dan perhiasannya sudah tidak ada di dalam mobilnya," katanya.

Menurut Nursiti, didalam tas yang hilang tersebut berisikan uang tunai sekitar Rp 50 juta serta emas seberat 270 gram. Selain itu di dalamnya juga terdapat kartu ATM korban bersama buku tabungan.

Sementara  Kapolres Pasaman AKBP Reko Indro Sasongko mengakui adanya laporan kehilangan tersebut di bagian SPKT. "Benar, ada kejadian kehilangan. Dugaan kerugian mencapai Rp300 juta. Laporan sudah kami terima. Sekarang kasus ini tengah kita lidik. Nomor laporannya LP/11/II/2017/SPKT Res Psm tgl 03 Februari 2017," tutup AKBP Reko. (Zan)

google+

linkedin