BIJAK ONLINE (SOLOK)-Anggota DPRD Kabupaten Solok, Aurizal, Spd, berharap agar Badan Musyawarah Nagari (BMN) dan Walinagari sedapat mungkin menjahui petikaian dan menyamakan misi dalam pembangunan di nagari masing-masing. Hal itu disampaikan Aurizal, terkait masih adanya beberapa nagari di Kabupaten Solok dan pihak BMN yang masih belum akur.

“Kita berharap antara BMN dan Walinagari bisa selaras dalam membangun nagari, terutama yang menggunakan dana APBD atau APBN, agar pembangunan di nagari bisa lancar. Kalau BMN dan Walinagari masih ada yang saling adu gengsi dan saling mempertahankan ego masing-masing, maka yang akan rugi jelas masyarakat,” terang Aurizal, Selasa (7/3). 

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menjelaskan bahwa saat ini di Kabupaten Solok sudah ada Forum Walinagari se-Kabupaten Solok yang disingkat Forwana dan Forum BMN Kabupaten Solok.”Antara BMN dan Walinagari jangan juga saling mencurigai. Kalau bisa, pemerintah nagari yang akan menjalankan roda pembangunan terlebih dulu mengajak BMN bermusyawarah, termasuk dengan tokoh pemuda dan masyarakat, sehingga tidak ada yang merasa ditinggalkan,” sambung Aurizal.  

Ditambahkannya, kalau masih ada di nagari antara BMN dan Walinagari yang belum akur, sebaiknya secepatnya dicarikan solusinya. “Jangan hantya gara-gara mempertahankan ego masing-masing, masyarakat yang dirugikan sebab pembangunan di nagari tersebut jelas akan terhambat,” sambung Aurizal.

Ketua Forum Walinagari Kabupaten Solok, Syamsul Azwar menyampaikan bahwa saat ini Forum Walinagari yang dipimpinnya rutin menggelar pertemuan dengan pengurus Froum BMN Kabupaten Solok, untuk mengetahui sejauh mana problema yang dihadapi di masing-masing nagari. “Di Kabupaten Solok ini ada 74 nagari dan kita akan mencoba menbantu mencarikan solusinya kalau ada nagari yang masih bermasalah dengan BMNnya,” tutur Syamsul Azwar. 

Keberadaan Forwana dan BMN, dirasakan banyak membantu mencarikan solusi bagi nagari yang masih ada persolan. “Kadang kita menggelar pertemuan seperti acara cofee morning, meski itu kadang diadakan pada malam hari dengan pengurus BMN,” jelas Syamsul Azwar sambil berkelakar (wandy)

google+

linkedin