BIJAK ONLINE (Padang)-Sandra Diana Sari liter angkat berat yang turun atas nama Kabupaten Pesisir Selatan di Porprov Sumbar, yang berkahir, Selasa 29 November 2016 lalu mempertanyakan janji bonus yang dijanjikan KONI Pesisir Selatan.

"Janji terakhir kami dijanjikan bonus akan diberikan bulan duo, kini lah bulan tigo, KONI Pessel masih janji ke janji," kata Sandra Diana Sari, yang sedang menyiapkan diri mengikuti seleknas, 15-18 Maret 2017 mendatang di GOR Jalak Harupat Soereang, Jawa Barat, ketika dihubungi Tabloid Bijak seusai diterima Gubernur Sumbar, Prof Irwan Prayitno, di rumah dinasnya, Kamis, 2 Maret 2017.

Menurut Sandra, dirinya di Porprov Sumbar mendapat empat medali emas, satu emas dijanjikan KONI Pessel Rp 25.000.000. "Orangtua perempuan saya sangat mengharapkan betul bonus tersebut, karena orang tua laki-laki saya sudah lama meningal dunia," katanya.

Kemudian, kata Sandra, orang tua perempuannya tak punya pekerjaan lain. "Kami lima orang beradik kakak dan saya nomor tiga, uang bonus itu untuk pembeli beras sama orang tua saya," katanya lagi.

Semenjak orang tua laki-lakinya meninggal dunia, dirinya lah yang menjadi tulang punggung keluarga. "Selain berlatih angkat berat, dari pagi sampai sore saya bekerja di rumah makan, pak Ujang di Pasar Raya," kata sembari menarik nafas. 

Secara terpisah, Ketua KONI Pesisir Selatan Welly Hendra, menyebutkan dirinya sudah mengirimkan laporan ke pihak pemerintahan. "Sebagai Ketua KONI Pessel saya sudah membuat laporan ke pak bupati, namun sampai sekarang belum juga ada realisasinya," kata anggota DPRD Pessel ini.

Menurut Wely Hendra, di Porprov Sumbar 2016 lalu, Pesisir Selatan berada di peringkat keenam dengan perolehan medali  emas 43, perak 35, perunggu 62. "Untuk bonusnya, diperlukan dana sekitar Rp 2,8 miliar," katanya, sembari menambahan, akan mempertanyakan kembali masalah bonus atlet ini ke pihak eksekutif. (PRB)

google+

linkedin