BIJAK ONLINE (Pasaman)-Pemerintah Kabupaten Pasaman akan membenahi penataan sarana dan prasarana sejumlah objek wisata dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke berbagai lokasi. Kenapa? Karena banyak lokasi wisata di Pasaman yang perlu dibenahi sarana dan prasarananya, seperti  wisata Equator Bonjol, Cagar Alam Rimbo Panti, dan sejumlah objek wisata lainnya di Pasaman.

"Ya, kita akan berupaya membenahi penataan sarana dan prasarana yang potensial untuk dikembangkan berdasarkan potensi Pasaman," kata Ricky Riswandi Plt Kepala  Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pasaman pada Bijak Online di ruang kerjanya, Jum'at (3/3).

Menurut Ricky, selain pembenahan lokasi wisata, Pemda Pasaman juga akan lebih intens mengalakkan kegiatan kesenian Khas Pasaman untuk menarik wisatawan mengunjungi Pasaman kedepan.

Kemudian, kata Ricky, bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam membenahi kawasan objek wisata di Pasaman agar  menarik minat para wisatawan berkunjung ke daerah ini, saat ini pihaknya telah membuat rencana pembangunan kawasan wisata Equator Bonjol.

Ricky menyebutkan, tujuan pembenahan kawasan objek wisata equator ini adalah menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah tersebut, sekaligus sebagai tempat pedidikan atau belajar sains bagi kalangan pelajar maupun mahasiswa nantinya.

Saat ini, kata Ricky perencanaan pembenahan kawasan wisata equator Bonjol itu mencakup pembangunan, planetarium, convention hall, lobby, cafe, panggung terbuka, souvenir, shop, equator, plaza, toilet umum, kolam, parkir, taman bermain anak, parkir bus, gerbang, tiang bendera dan taman hijau.

Dana yang dibutuhkan pun tak sedikit. Estimasi anggaran untuk pembangunan kawasan wisata Bonjol itu mencapai Rp17,5 miliar.

Kata dia, dana sebesar itu tidak bisa bergantung pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) semata. Hal itu dibutuhkan dana sponsor dari para investor yang tertarik menanamkan modalnya untuk berinvestasi di wilayah itu. Atau, juga bisa mengandalkan dana pusat maupun provinsi.

"Saat ini, kita juga telah berupaya menyerahkan proposal ke Kementerian Pariwisata RI untuk mengupayakan Pendanaannya. Jika tidak, alternatifnya, akan kita upayakan melalui pihak investor maupun dari APBD Kabupaten Pasaman," ujar Ricky.

Ia mengatakan, bahwa pemerintah setempat terus berupaya membenahi sektor pariwisata di daerah itu. Pasaman, kata dia, memiliki banyak potensi pariwisata yang notabene bisa mendatangkan income untuk daerah itu.

"Potensi wisata kita banyak sebenarnya, selain Bonjol, juga ada Rimbo Panti, serta objek wisata lainnya. Namun, kendalanya kurang tergarap maksimal. Dan potensi itu secara bertahap akan kita benahi untuk menambah PAD bagi daerah kita," katanya.

Menurutnya, dengan dibangunnya kawasan objek wisata equator itu, kedepan akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, dan sektor UKM akan bergerak dengan cepat.

Untuk mewujudkan rencana itu, kata Ricky, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Namun dibutuhkan keseriusan dan dukungan banyak pihak dalam terealisasinya pembangunan kawasan wisata Bonjol ini kedepan. "Dukungan itu terutama dari kalangan masyarakat setempat, pemerintah, dan DPRD Kabupaten Pasaman," tukasnya. (ZaN)

google+

linkedin