BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)— Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Salman, MM, membuka Perkemahan Pramuka Madrasah Daerah (PPMD) ke-6 tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017 Kamis, 2 Februari 2017, di Bumi Perkemahan Pramuka Indonesisch Nederlansche School (INS) Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

"Dengan Perkemahan Pramuka Madrasah Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017, Kita Wujudkan Siswa Madrasah Yang Berkarakter dan Berakhlakul Karimah Untuk Madrasah Lebih Baik Lebih Baik Madrasah, Bersih dan Melayani", kata Salman yang akrab disapa dengan Memed ini.

Dikatakan, Kementerian Agama  Sumbar mempunyai komitmen dan perhatian besar untuk ikut berpartisipasi dalam membentuk kepribadian generasi muda berkarakter melalui kegiatan kepramukaan. 

“Pramuka selaku penyelenggara pendidikan mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda sehingga memiliki pengendalian diri dan kecakapan hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global," kata H. Salman kembali. 

Salman juga mengatakan, tujuan yang diinginkan untuk  meningkatkan keterampilan dan ilmu pengetahuan bagi Pramuka Penggalang (MTs) dan Pramuka Penegak (MA), memupuk rasa persaudaraan dan Imtaq, memupuk rasa cinta tanah air dan mengembangkan kreatifitas siswa.
Menurutnya, perkembangan madrasah di Sumatera Barat dalam kurun waktu terakhir cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan berdirinya MAN Insan Cendekia di Sintuk, Kabupaten Padang Pariaman, Revitalisasi ex. MAN PK (Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan) dan membuka program MAK (Madrasah Aliyah Kejuruan) di MAN 1 Bukittinggi dan MAN 2 Payakumbuh. 

Asisten Bidang Pemerintahan, Idarussalam mengatakan, Pemkab Padang Pariaman telah mengupayakan secara maksimal untuk pengembangan potensi tenaga pendidik dan peserta didik baik akademik maupun non akademik, terutama di bidang potensi non akademik siswa dengan tetap menjadikan kegiatan kepramukaan menjadi prioritas untuk membentuk kepribadiaan siswa. 

Menurutnya, gerakan pramuka yang diresmikan berdirinya pada tanggal 14 Agustus 1961 silam merupakan kesinambungan gerakan kepanduan nasional Indonesia yang bertujuan menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi yang dapat menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa, bertanggung jawab serta mampu mengisi kemerdekaan Indonesia. 

"Harapan kita adalah dengan kegiatan Perkemahan Pramuka ini dijadikan suatu proses pendidikan karakter bagi peserta didik, pembentukan kepribadiaan yang baik, menjadi manusia yang mandiri, bertanggung jawab, mempunyai akhlakul karimah, mengembangkan kreatifitas dan potensi peserta didik, mengasah emosional dan sifat social bagi generasi penerus bangsa," papar mantan Kepala BKD Kabupaten Padang Pariaman tersebut. 

Sedangkan motto yang diangkat yaitu Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan dan Ikhlas Beramal dengan Iman dan Taqwa yang akan memperlombakan tari kreasi tematik Islami, pengibaran bendera dan PBB, penjelajahan, tahfiz, pionering rumah adat Minangkabau, bercerita dengan bahasa inggris, film pendek dan kewirausahaan dan kehidupan di perkemahan dengan jumlah peserta dan pendamping yang mengikuti kegiatan ini lebih kurang 800 orang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kabag Agama Biro Binsos, Jumaidi, Kepala Bagian TU dan Kabid di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar, Kepala Kankemenag Kab/Kota se-Sumbar, Kodim 0308 Pariaman dan Polres Padang Pariaman. PPMD ke-6 dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 2-5 Maret 2017. (mw/amir)

google+

linkedin