BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai pelatih di Family Barbell Club, Suluhmi Harefa dan atlet angkat berat, Sandra Diana Sari yang akan mengikuti Seleksi Nasional PABBSI, di GOR Jalak Harupat Soereang, Jawa Barat, 15-18 Maret 2017, menyampaikan rasa bangga dan senangnya bisa bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat, Prof DR H Irwan Prayitno PSi MSC dirumah dinas. 

"Setelah dengan pak Azwar Anas 1987 lalu, baru kali ini pulalah saya bisa bertemu dan curhat dengan pak Gubernur Sumbar," kata pelatih angkat berat dan besi, Suluhmi Harefa, seusai diterima Gubernur Sumbar, Prof Dr H Irwan Prayitno PSi MSc dirumah dinas, Kamis, 2 Maret 2017.

Menurut Suluhmi Harefa, perhatian dan kepedulian Gubenrur Sumbar terhadap olahraga angkat berat dan besi, perlu diapresiasi dan dipuji. "Saya optimis, olahraga angkat berat dan besi akan berkibar di PON," kata Suluhmi yang telah enam kali memperkuat olahraga angkat berat di PON.

Kemudian, kata Suluhmi, dari penjelasan Ketua PABBSI Sumbar, Busrizen, setidaknya Gubernur Sumbar telah banyak dapat informasi tentang olahraga angkat berat dan besi. "Kedepan, jangan sampai ada lagi, yang melatih lain dan yang mendampingi aletnya di PON juga lain, sehingga menjadi beban psikologis bagi atlet yang akan bertanding," kata peraih medali emas PON Kaltim dan PON Palembang ini.

Olahraga angkat berat dan besi, termasuk cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), tapi prestasi atlet angkat berat dan besi Sumbar di PON, zero alias nol. "Pada PON Jabar 2016 lalu, saya sangat sedih, atlet yang saya latih Sandra Diana Sari hanya rangking empat, karena saya sebagai pelatihnya tidak masuk dalam kontingen Sumbar dan terpaksa berangkat dengan biaya pribadi," kata peraih medali perak di PON Jawa Timur yang Sumbar juru kunci. 

google+

linkedin